alt text

Menuju Home schooling Group SD

Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah..

Read More.
alt text

Home Schooling Jadikan Anak Senang Belajar

Sekolah di rumah (home schooling) menjadikan anak lebih senang belajar, mengingat pola belajar ..

Read More.
Mallow

Menjadi Pintar dengan Tetap Fun

Apa itu homeschooling? Pada dasarnya homeschooling sebenarnya sama saja dengan sekolah biasa..

Read More.
Magnolia

Kami Belajar.

Ada nuansa berbeda yang terlihat di kesempatan malam tersebut. Ada Ustad yang mengenakan sarung, dan ada pula yang mengenakan busana formal sebagimana biasa..

Read More.
alt text

Sekolah Rumah, Mengapa tidak?

Ada tren baru di dunia pendidikan. Anak tak lagi disekolahkan di sekolah formal, tapi hanya belajar di rumah.

Read More.

ABOUT HSG

HSG adalah pendidikan yang melibatkan kerjasama yang sinergis.
Read more.. 

CONTACT

0341- 578413, 085815570284, WA: 0895 334 094 134, SMS CENTER 081805038481 .
Read more.. 

PENDAFTARAN

Untuk pendaftaran, lengkapi formulir dan masukan data yang diperlukan.
Read more.. 

OFFICE

Jl. Bendungan Sigura-gura V, Malang, Indonesia 65146.
Read more.. 
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (TQS Al-Baqarah : 261).

A sampai Z,Homeschoolinggroup Khoiru Ummah

  • Rabu, 30 Maret 2016
  • by
  • Homeschooling group SD Khoiru Ummah 20 Malang
  • Khoiru Umum Secara Umum
      Apakah  Homeschooling itu?
    Homeschooling adalah sekolah alternatif yang diakui oleh UU Sisdiknas No 20 tahun 2003, bersuasanakan seperti rumah dimana setiap anak mendapat perhatian dalam perkembangannya sehingga nyaman bagi setiap anak untuk belajar.

    Apakah Homeschooling  Group Khoiru Ummah (HSG KU)?
    HSG Khoiru Ummah merupakan sekolah alternatif dalam bentuk homeschooling group (komunitas), sehingga mandiri dalam kurikulum. HSG Khoiru Ummah membakukan kurikulumnya yang berbasis Aqidah Islam
    HSG Khoiru Ummah merupakan representasi pendidikan Islam. Semua konsepnya digali dari pemikiran Islam, mulai dari penetapan out put, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan cara penanganan anak
    Apa output (target) lulusan siswa yang sekolah di Koiru Ummah?
    Output lulusan KU secara umum adalah:
    1. Berkepribadian Islam
    2. Faqih Fiddin (ahli dalam ilmu agama)
    3. Terdepan dalam sains dan teknologi
    4. Berjiwa pemimpin

    Output lulusan PAUD/TK/RA :
    1. 1.     Kepribadian Islam (Syaksiyyah Islamiyyah)
    q  Pola Pikir (Aqliyah)
    • Ø Terbentuk dasar-dasar kecerdasan
      • Konsentrasi tinggi
      • Sensitif  panca indera
      • Cermat dalam identifikasi
      • Fokus
      • Peka terhadap informasi yang benar
      • Cepat menangkap informasi secara utuh
    q  Pola Sikap (Nafsiyah)
    • Terbentuk dasar-dasar keshalehan
      • Tertanam persepsi tentang Allah
    Allah Pencipta manusia, alam semesta dan kehidupan yang ada di alam semesta
    Allah pemberi rizki
    Allah memiliki sifat-sifat hebat dan mulia
    Allah pelindung kita
    • Terbiasa bersyukur kepada Allah swt
    • Senang mengaji/tahfizh
    • Terbiasa tahfizh setiap hari
    • Senang beribadah
    • Terbiasa sholat lima waktu
    • Senang menghafal dzikir dan doa
    • Terbiasa dzikir dan berdoa
    • Senang menghafal hadits
    • Terbiasa berakhlaq mulia
    • Terbiasa berkata ahsan
    • Terbiasa hidup teratur
    • Terbiasa makan dan minum halal dan thoyyib
    • Terbiasa menutup aurat
    •  Hafal Al-Qur’an juz 30
    •  Hafal bacaan sholat
    •  Hafal dzikir dan doa
    •  Hafal hadits
    1. 2.     Faqih Fiddin
    Terbentuk dasar-dasar Tsaqofah Islam
    1. 3.      Terdepan Dalam Saintek
    • Terbentuk dasar-dasar kreatifitas  dan inovasi
    • § Senang mengamati obyek yang riil
    • § Cermat dalam identifikasi
    • § Senang berkarya
    • § Senang mencoba sesuatu yang baru
    4.  Berjiwa Pemimpin
    • Terbentuk dasar-dasar kepemimpinan
    •  Percaya diri tinggi
    •  Mandiri
      •  Peduli pada orang lain
      •  Berani mengkritisi realitas yang tidak sesuai dengan kebenaran yang dipahami
      •  Siap berkompetisi dalam kebaikan
    Output lulusan SD
    1. Berkpribadian Islam:
    q Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    • Mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dapat berfikir benar
    • Memahami apa yang diperintahkan Allah SWT dan apa yang dilarang terkait aktivitas sehari-hari
    • Mampu menyelesaikan problem kehidupannya sesuai hukum syara’
    q Pola sikap (Nafsiyah) Islamiyah
    • Siap melaksanakan yang wajib
    • Siap meninggalkan yang haram

    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al Qur’an 6 juz (juz 1 – 6)
    • Menguasai  pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku dan ibadah sehari-hari
    • Semua amal di dasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu yang dipelajari digunakan sebagai petunjuk amal

    1. Terdepan Dalam Sains dan Teknologi
    • Mampu dan kretif membuat mainan sendiri
    • Mandiri dalam pemenuhan kebutuhannya untuk hidup sehat
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi). Menggunakan teknologi sesuai keperluan

    1. Berjiwa Pemimpin
    • Mandiri dan bertanggung jawab dalam perilaku dan ibadah sehari-hari sesuai Islam yang diyakininya
    • Teguh mempertahankan Islam yang diyakininya
    • Senantiasa mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    • Berani mencegah kemungkaran yang terjadi dalam komunitasnya
    • Berpengaruh baik  pada komunitasnya
    • Berani dan mampu memimpin komunitasnya


    Output lulusan SMP
    1. Kepribadian Islam
    q  Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    • Mampu menyelesaikan problema kehidupanannya sendiri, keluarganya, dan komunitasnya sesuai hukum syara. Berfikir solutif (serius)
    q  Pola sikap (nafsiyah) Islamiyah :
    • Senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah setiap ada kesempatan, dan  tidak mencukupkan diri melaksanakan yang wajib saja (sholat wajib diawal waktu, berjamaah, selalu sholat rowatib, dhuha, tahajjud, puasa sunnah).
    • Berhati-hati dalam memilih yang mubah (tidak semua yang mubah dilaksanakan).
    • Terbiasa  menghindari yang makruh, tidak mencukupkan diri menjauhi yang haram saja
    • Menjauhkan diri dari melakukan yang syubhat
    • Terbiasa berkata yang ahsan (baik), makan dan minum yang halal & thoyyib, hidup bersih

    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al qur’an 9 juz atau 15 juz atau 30 juz
    • Menguasai  pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku, ibadah sehari-hari dan pergaulan
    • Semua amal di dasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu digunakan sebagai petunjuk amal
    • Menjadi muqollid muttabi’: mengikuti pendapat yang diambilnya setelah paham terhadap dalilnya

    1. Terdepan Dalam Sains &Teknologi
    • Kreatif dalam membuat alat-alat sarana kehidupannya sehari-hari dan dapat memperbaikinya
    • Mandiri dalam pemenuhan sarana kehidupan, bebas dari ketergantungan kepada pihak lain
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi).  Menggunakan teknologi sesuai keperluan
    • Mengembangkan teknologi sederhana untuk sarana kemudahan belajar & hidup sehari-hari dalam komunitasnya

    1. Berjiwa Pemimpin
    • Mandiri dan bertanggung jawab dalam bersikap dan melaksanakan ibadah sesuai pemahaman Islam yang diyakininya
    • Teguh mempertahankan pendapat Islam yang diyakininya
    • Terdepan dalam mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    • Berani menolak dan mencegah kemungkaran yang ada dalam komunitas dan keluarganya.
    • Aktif mempengaruhi orang lain dengan ideologi Islam
    • Berani dan mampu memimpin komunitas dan keluarganya
    • Berpengaruh baik pada komunitasnya dan masyarakat

    Output Lulusan SMU:
    1. Kepribadian Islam
    q Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    Mampu menyelesaikan problema kehidupanannya sendiri, keluarganya, komunitasnya, masyarakat dan negaranya sesuai hukum syara. Berfikir benar, serius dan politis.


    q Pola sikap (Nafsiyah) Islamiyah :
    • Senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah setiap ada kesempatan, dan  tidak mencukupkan diri melaksanakan yang wajib saja (sholat wajib diawal waktu, berjamaah, selalu sholat rowatib, dhuha, tahajjud, puasa sunnah, umroh, shodaqoh dan kurban dari hasil usaha sendiri).
    • Meninggalkan kemubahan (memilih kemubahan hanya yang menunjang pelaksanaan amal sunnah dan wajib).
    • Menjauhi yang haram dan menghindari yang makruh
    • Menjauhkan diri dari melakukan yang syubhat
    • Senantiasa berkata yang ahsan (baik), makan dan minum yang halal & thoyyib, hidup bersih
    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al qur’an 15 juz atau 30 juz
    • Menguasai secara lebih banyak dan lebih mendalam pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku, ibadah sehari-hari dan pergaulan
    • Semua amal didasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu digunakan sebagai petunjuk amal
    • Menguasai lmu alat (bahasa Arab, nahwu-shorof, tafsir)
    • Menjadi muqollid muttabi’—àberproses menjadi mujtahid mas’alatul wahidah (mampu menggali hukum syara’ meskipun hanya satu persoalan)

    1. Terdepan Dalam Sains &Teknologi
    • Kreatif dalam membuat alat-alat sarana bagi kehidupan sehari-harinya dan dapat memperbaikinya
    • Mandiri dalam pemenuhan sarana kehidupan, bebas dari ketergantungan kepada pihak lain
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi).  Menggunakan teknologi sesuai keperluan
    • Mengembangkan teknologi tinggi untuk sarana kemudahan kehidupan masyarakat
    4. Berjiwa Pemimpin
    Menjadi pelopor/contoh sikap dan ibadah sesuai pemahaman Islam yang diyakininya
    Menjadi Imam sholat dan khatib jumat
    Aktif dan gigih menyampaikan/menyebarluaskan pendapat Islam yang diyakininya
    Terdepan dalam mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    Berani menolak dan mencegah kemungkaran yang ada dalam komunitas, keluarga,masyarakat dan negaranya.
    Aktif mempengaruhi orang lain dengan ideologi Islam
    Berani dan mampu memimpin komunitas, keluarga, masyarakat serta negaranya
    Berpengaruh baik pada komunitas, keluarga, masyarakat serta negaranya

      Seperti apa gambaran pembelajaran di Khoiru Ummah?
    Khoiru Ummah menerapkan metode pembelajaran yang mampu mencedaskan akal anak sekaligus mensholehkannya. Ilmu diajarkan untuk dipahami anak, kemudian memotivasi mereka untuk mengamalkannya.
    Materi pelajaran diberikan sesuai tahap perkembangan anak. Ilmu  yang diajarkan hanya yang diperlukan anak pada usia perkembangannya.

       Apa bedanya sekolah Khoiru Ummah dengan yang lain?
    Khoiru Ummah memiliki ke-khas-an yakni:
    Sekolah tahfizh plus kurikulum berbasis aqidah Islam.
    Kurikulum disusun secara mandiri, semua materi pelajaran yang diberikan diarahkan untuk membangun kecerdasan akal dan keshalehan anak.
    Metode pembelajarannya talqiyan fikriyan, ilmu diajarkan dalam rangka meningkatkan kemampuan berfikir anak.
    Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah.
    Orang tua berperan sebagai guru di rumah dan guru di sekolah berperan sebagai guru selama jam sekolah.
    Orang tua berposisi sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Sekolah akan memberikan bekal ilmu, bimbingan dan arahan kepada orang tua untuk menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya.

    Apa keunggulan HSG Khoiru Ummah dengan sekolah lain?
    HSG Khoiru Ummah memiliki keunggulan dalam output yang dihasilkan yaitu Berkepribadian Islam, Faqih Fiddin, Terdepan dalam saintek dan Berjiwa pemimpin.
    HSG Khoiru Ummah memiliki keunggulan dalam kurikulum, metode pembelajaran dan cara penanganan anak.
    Setiap mata pelajaran yang diajarkan ke anak terintegrasi dengan Aqidah Islam.

    Seperti apa kurikulum Khoiru Ummah?
    Kurikulum pendidikan Khoiru Ummah adalah kurikulum berasaskan Aqidah Islam karena aqidah Islam menjadi asas bagi kehidupan seorang Muslim dan asas bagi kehidupan negaranya. Aqidah Islam dijadikan sebagai standar penilaian bagi manusia. Oleh karena itu semua mata pelajaran yang diberikan, mulai dari pendidikan usia dini sampai sekolah menengah sesuai dengan aqidah Islam. Pelajaran tsaqofah asing yang bertentangan dengan aqidah Islam diberikan di tingkat perguruan tinggi.

    Sudah berapa lama Khoiru Ummah berdiri?
    Khoiru Ummah berdiri sejak tahun 2008 dengan membuka program pendidikan untuk level Sekolah Dasar (SD).  Pada tahun 2010 dibuka program pendidikan level Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada tahun 2013 dibuka program pendidikan level Sekolah Menegah Atas (SMA).

    Apa  program unggulan Khoiru Ummah?
    Program Unggulan TK :
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami ( pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat setiap hari sebelum mulai belajar
    Outdoor activity seminggu sekali
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Belajar wudhu dan Sholat setiap hari
    Membiasakan dzikir dan doa
    Membiasakan menghafal hadits
    Membiasakan berkata yang ahsan

    1. Membangun rasa percaya diri pada setiap anak
    Jenis program:
    Sering tampil di depan kelas
    Sering memuji anak, tidak mencela anak
    Fokus pada apresiasi keberhasilan anak, tidak fokus pada kesalahan anak
    Panggung prestasi setiap bulan
    Tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Kompetisi dalam program outbond
    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Program Unggulan SD
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami ( pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat setiap hari (sebelum mulai belajar)
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari (di sekolah dan di rumah)
    Sholat dhuha dan sholat zhuhur berjamaah setiap hari
    Membiasakan dzikir dan doa setelah sholat
    Membiasakan berdoa ketika memulai dan mengakhiri setiap perbuatan
    Membiasakan ibadah shaum senin atau kamis (kelas 4,5, dan 6)
    Membiasakan berkata yang ahsan
    Membiasakan ber-amar-ma’ruf nahi munkar dengan menggunakan ayat, hadits dan qaul hukamaa (perkataan bijak para ulama)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 3-5 hari dalam 10 hari terakhir Ramadhan
    1. Membangun Jiwa kepemimpinan pada anak
    Tahapannya :
    i.Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii.Membangun sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii.Melatih kemandirian pada setiap anak
    iv. Melatih kepemimpinan


    Programnya
    Sering tampil di depan kelas
    Sering memuji anak, tidak mencela anak
    Fokus pada apresiasi keberhasilan anak, tidak fokus pada kesalahan anak
    Latihan diskusi kelompok
    Tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Kompetisi dalam tahfizh setiap hari
    Lomba tahfizh, cerdas-cermat, ceramah, berkarya secara berkala
    Mabit seminggu sekali untuk kelas 4,5, 6
    Latihan kepemimpinan dengan menjadi imam sholat, petugas apel Senin, pengurus kelas, pemimpin kelompok pada kegiatan MOS, Sholat Jumat, Kegiatan Ramadhan, piket kelas, kegiatan ekstra kurikuler
    Jambore Nasional SD Khoiru Ummah

    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Program Unggulan SMP
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami (pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    Renang secara berkala (pilihan)
    Olah raga basket, futsal (pilihan)
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali (sudah diberlakukan disiplin aktifitas dan disiplin waktu)
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Sholat berjamaah di masjid/musholla setiap waktu
    Membiasakan sholat sunnah setiap hari (sholat rawatib, sholat tahajud, sholat dhuha)
    Membiasakan shaum sunnah (Senin dan Kamis, Rajab, Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    Latihan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di bulan Ramadhan dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan

    1. Membangun Jiwa kepemimpinan pada anak di skala komunitasnya
    Tahapannya :
    1. Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii. Membangun sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii. Melatih kemandirian pada setiap anak
    1. iv.  Melatih kepemimpinan

    Programnya :
    Boarding
    Piket setiap hari
    Melatih anak menjadi imam sholat
    Membiasakan siswa presentasi di depan kelas di setiap pelajaran
    Membiasakan siswa tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Lomba Debat
    Panggung Orasi
    Musabaqoh Hifzhil Qur’an
    Class meeting setiap semester
    Wisuda Tahfizh Qur’an di setiap level
    Program ekstrakurikuler seminggu sekali
    Berkemah dua kali setahun
    Outing dua kali setahun
    Bakti-sosial di tengah masyarakat
    Enterpreneurship (kewirausahaan)
    Jambore Nasional SMP Khoiru Ummah

    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah
    Program Unggulan SMU
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami (pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
    a.  Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Olah raga pagi setiap hari (sebelum mulai belajar)
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    Renang seminggu sekali
    Olah raga sufu sekali seminggu
    . Olah raga memanah sekali seminggu
    Olah raga berkuda secara berkala
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali (sudah diberlakukan disiplin aktifitas dan disiplin waktu)
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Sholat berjamaah di masjid/musholla setiap waktu
    Safari Masjid
    Membiasakan sholat sunnah setiap hari (sholat rawatib, sholat tahajud, sholat dhuha)
    Membiasakan shaum sunnah (Senin dan Kamis, Rajab, Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram)Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram, Daud)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    Latihan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di bulan Ramadhan dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan




    2. Meningkatkan Jiwa kepemimpinan pada anak di skala publik
    Tahapannya :
    1. Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii. Meningkatkan sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii. Meningkatkan kemandirian pada setiap anak
    iv. Melatih kepemimpinan
    Programnya :
    Boarding
    Piket setiap hari
    Melatih anak menjadi imam (sholat lima waktu dan sholat Jumat) dan khatib Jumat
    Membiasakan siswa presentasi di depan kelas di setiap pelajaran
    Membiasakan siswa tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Lomba Debat
    Panggung Orasi
    Musabaqoh Hifzhil Qur’an
    Class meeting setiap semester
    Wisuda Tahfizh Qur’an di setiap level
    Program ekstrakurikuler seminggu sekali
    Berkemah dua kali setahun
    Outing dua kali setahun
    Bakti-sosial di tengah masyarakat
    Enterpreneurship (mulai merintis usaha sendiri)
    3. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    ii.     Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    iii.     Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    iv.     Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Konsepnya sih bagus, gurunya berkualitas atau tidak?
    Guru adalah orang-orang yang mengajarkan ilmu, sekaligus teladan bagi siswa. Oleh karena itu, Khoiru Ummah memiliki standar kualifikasi guru sesuai dengan pencapaian output pendidikan melalui diklat Level I, diklat Level II, diklat Level III, Workshop Mata Pelajaran dan Workshop Bahasa yang semua itu wajib diikuti oleh semua guru Homeschooling Group Khoiru Ummah.

    Legalitasnya bagaimana? (legalitas Yayasan, terdaftar/tidak di Diknas/Depag?)
    Secara resmi Homeschooling Group Khoiru Ummah diakui dalam UU Sisdiknas No.20 Thn. 2003  dan telah memiliki: akte Pendirian Yayasan No 01.- TGL 04 Januari 2013


    Apakah lulusan HSG KU mendapatkan ijazah?
    Khoiru Ummah mengeluarkan ijazah sendiri bagi siswa yang telah memenuhi kualifikasi kelulusan yang ditetapkan oleh Dewan Kurikulumnya sesuai dengan level pendidikannya (TK/SD/SMP/SMU). Selain itu siswa juga mendapatkan Ijazah dari Diknas/Depag melalui jalur tersendiri yaitu jalur paket A, B, C yang sama dengan ijazah formal

    Apakah lulusan HSG KU bisa melanjutkan ke sekolah lain?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di luar sekolah Khoiru Ummah baik di dalam maupun  di luar negeri. Ada dua siswa HSG KU 01 (SD dan SMP) bisa melanjutkan sekolah di Jerman (ikut orang tua). Tahun ajaran 2014-2015 ada 1 siswa HSG SMP KU Bogor berhasil diterima di MAN Insan Cendikia dan mendapatkan beasiswa.

    Apakah lulusan HSG KU bisa melanjutkan ke sekolah negeri?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di luar sekolah Khoiru Ummah termasuk sekolah negeri

    Apakah lulusan HSG KU bisa masuk ke Perguruan Tinggi?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri


    Fiqihnya aliran apa?
    Khoiru Ummah menempatkan al Qur’an sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Semua materi pelajaran yang diberikan sesuai dengan petunjuk Al Qur’an dan As-Sunnah dengan memperhatikan dalil terkuat

    Apakah ada hubungan antara Homeschooling Group Khoiru Ummah dengan kelompok tertentu?
    Khoiru Ummah merupakan yayasan yang mandiri, tidak dibawah kelompok manapun dan tidak berafiliasi dengan kelompok manapun. Khoiru Ummah memiliki Visi dan Misi untuk melahirkan generasi pemimpin pembangun peradaban mulia. Khoiru Ummah siap bekerja  sama dengan siapa saja yang memiliki Visi dan Misi yang sama.

    Mengapa siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah di boarding ? Apakah ada siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah yang tidak boarding?
    Khoiru Ummah memiliki program pendidikan mulai dari tingkat TK-SMA. Untuk tingkat TK dan SD tidak boarding karena masih membutuhkan pendampingan penuh dari orang tua.Sedangkan untuk SMP dan SMA boarding karena mereka sudah memasuki usia mendiri, dan mereka membutuhkan suasana kondusif untuk meraih out put yang dicanangkan.

    Mengapa Homeschooling Group Khoiru Ummah tidak memberlakukan fullday school?
    Anak-anak membutuhkan suasana nyaman dan rileks dalam belajar sehingga proses belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan sesuatu yang melelahkan dan menjenuhkan. Realitasnya konsentrasi belajar (berfikir) pada anak-anak usia pra-baligh dan baligh awal (SD dan SMP) bisa optimal sampai waktu Zhuhur. Oleh karena itu proses pembelajaran sampai waktu zhuhur. Untuk boarding (SMP dan SMA), setelah sholat zhuhur dan makan siang, siswa istirahat siang. Proses pembelajaran di boarding dimulai lagi ba’da ashar, setelah anak-anak kembali fresh.














    Proses Belajar

    Apa yang dimaksud dengan Talqiyan Fikriyan?
    Metode penyampaian ilmu yang diarahkan untuk mencerdaskan akal (akal paham). Prosesnya: ilmu diberikan kepada siswa dalam bentuk konsep /pemikiran, lalu siswa menerima/membenarkan ilmu tersebut melalui proses berfikir sehingga ia menjadikannya sebagai pemikirannya sendiri è ilmu membangun kesadaran anak untuk mengamalkannya

    Sejauh mana peran orang tua dalam menopang pembelajaran anak?
    Keterlibatan orang tua dalam mendidik anak-anaknya menjadi penentu keberhasilan proses pembelajaran anak. Anak sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua untuk membangun spirit/semangat hidupnya, termasuk semangat belajarnya. Pengarahan, pendampingan dan teladan orang tua sangat dibutuhkan anak dalam proses belajar di rumah. Dengan demikian terjadi integrasi pembelajaran di sekolah dan di rumah.

    Apakah target Khoiru Ummah tercapai selama ini?
    Insya Allah tercapai. Apabila semua komponen yang menjadi pilar pendidikan anak terlibat aktif.

    Kira-kira capaian output Homeschooling Group Khoiru Ummah berapa persen?
    Insya Allah 100 persen. Apabila semua program yang dicanangkan terealisasi.

    Apakah siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah diperbolehkan membawa bekal?
    Siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat PAUD/TK/RA dan SD tidak diperbolehkan membawa bekal snack sendiri  karena sudah disiapkan di sekolah demi membangun budaya makan makanan halal dan thoyyib . Untuk makan siang, siswa HSG KU tingkat PAUD/TK/RA dan SD disediakan catering oleh sekolah, namun boleh juga membawa bekal makan siang sendiri dengan syarat makanan yang halal dan tyoyyib. Untuk HSG KU tingkat SMP dan SMA boleh membawa bekal ke sekolah/asrama dengan syarat makanan yang halal dan tyoyyib.

    Mengapa anak saya yang duduk di kelas 1 yang HSG Khoiru Ummah tidak membawa buku jika pergi sekolah? Sebenarnya kelas 1 HSG SD Khoiru Ummah siswa belajar apa?
    Pembelajaran di Homeschooling Group Khoiru Ummah fokus untuk mencerdaskan akal dan mensholehkan jiwa dengan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Untuk kelas 1 HSG SD KU fokus mengandalkan lisan dalam semua proses pembelajaran sehingga anak merasa ringan, mudah dan nyaman. Oleh karena itu tidak perlu membawa buku, cukup membawa laporan prestasi saja (KHS, buku prestasi tahfizh dan buku prestasi ummi)

    Apakah di program PAUD/TK/RA HSG Khoiru Ummah ada ‘baca-tulis’-nya?
    Anak usia PAUD/TK/RA sebenarnya belum membutuhkan baca-tulis.  Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk mendengar dan berbicara. Hal ini diperlukan untuk  menumbuhkan rasa percaya dirinya dalam berkomunikasi. Rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi ini sangat penting sebagai modal belajar dan bersosialisasi dengan komunitasnya tanpa beban.  Baca-tulis baru diajarkan pada akhir semester kelas B PAUD/TK/RA HSG Khoiru Ummah apabila diperlukan.
    Apakah di HSG Khoiru Ummah ada les tambahan?
    Pada umumnya tidak perlu ada les tambahan. Namun pada anak-anak tertentu kadang-kadang diperlukan. Bagi mereka yang memerlukan les tambahan (misalnya kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan  kelas 12 SMA), akan difasilitasi oleh pihak sekolah.

    Apakah semua siswa HSG Khoiru Ummah bisa mengikuti program tahfizhul Qur’an yang dicanangkan?
    Insya Allah bisa. Modal tahfizhul Qur’an sebenarnya sangat sederhana, yaitu mendengar secara berulang-ulang bagi anak usia PAUD/TK/RA maupun bagi siswa HSG SD KU yang belum bisa membaca Al-Qur’an sendiri. Sedangkan untuk siswa yang sudah bisa membaca Al-Qur’an maka prosesnya dengan mendengar dan membaca berulang-ulang surat atau kumpulan ayat yang sedang menjadi target hafalannya. Selama anak bisa mendengar dan berbicara,  insya Allah bisa mengikuti program tahfizhul Qur’an.

    Apa kegiatan di asrama(boarding) Homeschooling Group Khoiru Ummah setiap hari Sabtu-Ahad?
    Hari Sabtu dan Ahad termasuk  waktu pembelajaran. Programnya meliputi Tahfizhul Qur’an, ekstra kurikuler, Musabaqoh Hifzhul Qur’an, Panggung Prestasi,   Safari Masjid, bakti-sosial dan kegiatan-kegiatan insidental lainnya

    Mengapa kegiatan mabit di Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat SD diadakan sekali seminggu ?
    Mabit di Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat SD diadakan sekali seminggu dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian dan kepemimpinan siswa. Disamping itu ada beberapa pelajaran yang belum mendapat porsi waktu di  pagi hari.Oleh karena itu perlu tambahan waktu di sore hari (terintegrasi dalam jadwal mabit)






    Pembiayaan

    Berapa biayanya jika sekolah di Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Setiap titik HSG KU yang berada dalam  satu kota, pembayarannya sama. Jika kotanya berbeda, pembayaran akan berbeda.Hal ini terkait dengan kehidupan perekonomian setempat (harga-harga) .  Juga terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana (ada wakaf atau tidak).  Namun, sekalipun berbeda dalam pembayaran, HSG KU punya standart  yang sama dalam output, proses pembelajaran dan manajemen pengelolaan sekolah.

    Mengapa Homeschooling Group Khoiru Ummah sebagai sekolah Islam biayanya mahal?
    Mahal itu relative.  Siapapun yang terlibat dalam proses pendidikan yang bertujuan  melahirkan output ideal, pasti paham bahwa biaya pendidikan itu besar.  Layaknya memang biaya pendidikan ditanggung oleh Negara.  Hanya saja, saat ini negara tempat kita tinggal tidak menanggung biaya pendidikan warga negaranya.Terpaksalah seluruh biaya ditanggung oleh orang tua masing-masing anak.  Bagi orang tua yang peduli pendidikan, pasti akan bersedia menanam investasi pendidikan anaknya untuk masa depan gemilang bagi anak  dan keluarganya di dunia dan akhirat.



    Mengapa Diklat bagi orang tua berbiaya mahal?
    Untuk meraih output pendidikan yang ideal, diperlukan pendidik berkualitas. Baik posisinya pendidik di sekolah maupun di rumah. Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak perlu menguasai konsep pendidikan anak berdasarkan Islam serta memiliki kompetensi yang tinggi dalam mendidik anak.  Dengan demikian diklat sebagai pembekalan bagi orang tua untuk menjadi pendidik terbaik bagi anak-anaknya sangat penting. Oleh karena itu pembiayaan diklat sebenarnya tidak seberapa dibanding dengan ilmu dan keahlian yang diperoleh selama diklat. Pengorbanan tenaga, waktu dan dana orang tua untuk kepentingan menuntut ilmu yang dapat  meningkatkan kompetensinya sebagai guru pertama dan utama, insya Allah merupakan amal sholih yang akan mendapatkan pahala berlipat ganda di sisi Allah swt

    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah ada biaya tambahan?
    Semua pembiayaan di Homeschooling Group Khoiru Ummah sudah dihitung dalam bentuk SPP, biaya operasional tahunan (siswa lama) dan uang pangkal (siswa baru).  Yang belum ditetapkan adalah biaya wisuda tahfizh dan biaya wisuda kelas 6, biaya santunan anak yatim di bulan Ramadhan dan Qurban.  Biaya santunan anak yatim di bulan Ramadhan dan Qurban sengaja dibuat  dalam bentuk tabungan anak untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian dalam beribadah kepada Allah swt
    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah ada beasiswa?
    Insya Allah ada.
    HSG SD KU:
    Beasiswa berupa potongan uang pangkal diberikan kepada siswa yang saat masuk kelas 1 sudah hafal 1 juz dengan lancar.
    Beasiswa bebas SPP diberikan kepada siswa yang mampu menghafal minimal 2 juz per tahun.
    Beasiswa potongan 50% SPP diberikan kepada siswa yang mampu menghafal minimal 1,5 juz per tahun

    HSG SMP KU
    Beasiswa berupa potongan uang pangkal diberikan kepada siswa yang saat masuk kelas 7 sudah hafal 6 juz dengan lancar.
    Beasiswa bebas SPP diberikan kepada siswa yang ikut program 30 juz selama 1 tahun (kompetensi  1.5  lembar per hari)
    Beasiswa potongan 50% SPP diberikan kepada siswa  yang ikut program 30 juz dalam waktu 3  tahun (kompetensi:  minimal 1 lembar per hari).
    Beasiswa prestasi hafalan Al Qur’an sebesar Rp 600.000 kepada siswa yang berhasil menambah hafalan sebanyak 1 Juz sebulan dan hafalan sebelumnya tetap lancar untuk kelas 7. Hal yang sama untuk kelas 8 dan 9 jika menambah hafalan 1,5 Juz sebulan.
    Beasiswa prestasi hafalan dengan level 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 Juz sebesar Rp 600.000 sebulan.


    Prosedur Penerimaan

    Mengapa setiap orang tua siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah diharuskan mengikuti diklat ?
    Homeschooling Group Khoiru Ummah bertujuan melahirkan generasi pemimpin pembangun peradaban mulia. Diantara profile lulusannya adalah memiliki kepribadian Islam. Untuk meraih target output tersebut, diperlukan terjadinya integrasi antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di rumah. Orang tua berperan sebagai pendidik di rumah. Bahkan posisinya  sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Dengan demikian diperlukan kesamaan visi-misi, dan kemampuan mendidik pada setiap orang tua dan guru.Untuk itulah orang tua dan guru sama-sama wajib mengikuti Diklat Pendidik Generasi Khoiru Ummah.

    Mengapa lokasi penyelenggaraan Diklat orang tua jauh?
    Jauh-dekat itu relatif. Penyelenggaraan diklat membutuhkan fasilitas dan suasana yang kondusif dalam pembelajaran selama Diklat. Oleh karena itu di setiap Diklat selalu dipertimbangkan tempat/lokasi yang nyaman dan kondusif bagi trainer, peserta dan panitia.




    Bagaimana prosedur menjadi siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Prosedur menjadi siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah melalui beberapa tahapan.
    Tahap 1 : Pengambilan dan Pengisian formulir pendaftaran
    Tahap 2 : Penyerahan formulir pendaftaran dan berkas administratif
    Tahap 3 :  Diklat orang tua (bapak dan ibu)
    Tahap 4 : Observasi calon siswa dan wawancara orang tua
    Tahap 5 : Pengumuman calon siswa yang diterima menjadi siswa HSG KU
    Tahap 6 : Pendaftaran ulang dan penandatanganan komitment orang tua














    Sarana

    Fasilitas apa saja yang dimiliki Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Homeschooling Group Khoiru Ummah memiliki fasilitas tempat belajar, tempat bermain dan olah raga, tempat sholat, tempat wudhu, toilet, perpustakaan, ruang  guru dan tempat makan. Khusus untuk HSG SMP dan SMA KU, ada asrama sebagai tempat tinggal siswa.  Ruang belajar  tidak harus gedung, boleh dalam bentuk saung.  Yang penting proses belajar bisa berjalan lancar dan siswa nyaman belajar.

    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah diadakan catering?
    Insya Allah ada.
    Untuk PAUD/TK/RA dan SD Khoiru Ummah, catering  bisa disediakan sekolah untuk snack dan makan siang yang halal dan thoyyib. Hal ini diselenggarakan untuk membiasakan budaya makan makanan yang halal dan thoyyib.
    Untuk HSG SMP-SMA KU catering disediakan sekolah untuk snack pagi dan makan 3 kali sehari




    Di sebagian Homeschooling Group Khoiru Ummah terlihat tidak ada gedung. Siswa belajarnya di mana?
    Ruang belajar di Homeschooling Group Khoiru Ummah tidak diharuskan berbentuk gedung, boleh dalam bentuk saung atau menggunakan ruangan yang ada di rumah.  Yang penting proses belajar bisa berjalan lancar dan siswa nyaman belajar.

    Bagaimana cara membuka cabang Khoiru Ummah?
    Prosedur Pembukaan Cabang Khoiru Ummah ada beberapa tahap:
    Tahap pertama:
    Calon Pengelola mengikuti Diklat I Pendidik Generasi Khoiru Ummah
    Tahap kedua :
    Mengajukan proposal pembukaan cabang HSG Khoiru Ummah kepada Yayasan Khoiru Ummah Pembangun Peradaban dengan menyatakan siap mengikuti semua syarat dan ketentuan pembukaan cabang HSG Khoiru Ummah
    Tahap ketiga :
    Diklat Calon Kepala sekolah dan calon guru (minimal 3 oran)
    Tahap keempat :
    Observasi kelayakan calon cabang HSG Khoiru Ummah
    Tahap kelima :
    Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU=Memorandum of Understanding) antara Ketua Yayasan Khoiru Ummah Pembangun Peradaban dan calon pengelola HSG Cabang Khoiru Ummah
    Read More...

    ** batas aurat laki-laki dan perempuan menurut islam adalah...

  • by
  • Homeschooling group SD Khoiru Ummah 20 Malang
  • Batas aurat laki-laki dan perempuan menurut islam termasuk pendapat Madzhab Syafi'iy,Madzhab Malikiy,Madzhab Hanafiy adalah sebagai berikut

    Definisi aurat
              Menurut pengertian bahasa (literal), aurat adalah al-nuqshaan wa al-syai' al-mustaqabbih (kekurangan dan sesuatu yang mendatangkan celaan).  Diantara bentuk pecahan katanya adalah 'awara`, yang bermakna qabiih (tercela); yakni aurat manusia dan semua yang bisa menyebabkan rasa malu.  Disebut aurat, karena tercela bila terlihat (ditampakkan).[1]
              Imam al-Raziy, dalam kamus Mukhtaar al-Shihaah, menyatakan, "'al-aurat: sau`atu al-insaan wa kullu maa yustahyaa minhu (aurat adalah aurat manusia dan semua hal yang menyebabkan malu."[2]
              Dalam Syarah Sunan Ibnu Majah disebutkan, bahwa aurat adalah kullu maa yastahyii minhu wa yasuu`u shahibahu in yura minhu (setiap yang menyebabkan malu, dan membawa aib bagi pemiliknya jika terlihat)".[3]
              Di dalam kitab Faidl al-Qadiiir, disebutkan, "al-'aurat : ma yastahyiy minhu idza dzahara (aurat adalah apa-apa yang menyebabkan rasa malu jika terlihat)[4].
              Imam Syarbiniy dalam kitab Mughniy al-Muhtaaj, berkata," Secara literal, aurat bermakna al-nuqshaan (kekurangan) wa al-syai`u al-mustaqbihu (sesuatu yang menyebabkan celaan).  Disebut seperti itu, karena ia akan menyebabkan celaan jika terlihat."[5]
              Dalam kitab al-Mubaddi' dinyatakan; kata "al-aurat ", secara literal bermakna "al-nuqshaan wa al-syai` al-mustaqbih" (kekurangan dan sesuatu yang menyebabkan celaan).  Disebut aurat, sebab, jika ditampakkan tercela.[6]
              Dalam kamus Lisaan al-'Arab disebutkan, "Kullu 'aib wa khalal fi syai' fahuwa 'aurat (setiap aib dan cacat cela pada sesuatu disebut dengan aurat).  Wa syai` mu'wirun au 'awirun: laa haafidza lahu (sesuatu itu tidak memiliki penjaga (penahan))."[7]
              Imam Syaukani, di dalam kitab Fath al-Qadiir, menyatakan;
              "Makna asal dari aurat adalah al-khalal (aib, cela, cacat).  Setelah itu, makna aurat lebih lebih banyak digunakan untuk mengungkapkan aib yang terjadi pada sesuatu yang seharusnya dijaga dan ditutup, yakni tiga waktu ketika penutup dibuka.  Al-A'masy membacanya dengan huruf wawu difathah; 'awaraat.  Bacaan seperti ini berasal dari bahasa suku Hudzail dan Tamim."[8]
    Batasan Aurat Laki-laki dan Wanita
    Batasan Aurat Menurut Madzhab Syafi'iy
              Di dalam kitab al-Muhadzdzab, Imam al-Syiraaziy berkata;
              "Aurat laki-laki antara pusat dan lutut, sedangkan pusat dan lututnya sendiri bukan termasuk aurat.  Hanya saja, sebagian madzhab kami berpendapat bahwa pusat dan lutut termasuk aurat.  Yang benar adalah, keduanya bukanlah aurat.  Ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khuduriy, bahwasanya Nabi saw bersabda, "Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut.  Sedangkan aurat wanita adalah seluruh badannya, kecuali muka dan kedua telapak tangan."[9]
              Mohammad bin Ahmad al-Syasyiy, dalam kitab Haliyat al-'Ulama berkata;
              "Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut. Sedangkan lutut dan pusat bukanlah termasuk aurat.  Pendapat semacam ini dipegang oleh Imam Malik dalam sebuah riwayat dari Ahmad.  Sebagian golongan dari kami berpendapat, bahwa pusat dan lutut termasuk aurat.. Sedangkan aurat wanita adalah seluruh badan, kecuali muka dan kedua telapak tangan."[10]
              Al-Haitsamiy, dalam kitab Manhaj al-Qawiim berkata;
              "Aurat laki-laki, baik masih kecil maupun sudah dewasa, budak non mukatab, maupun mukatab, serta anak budak, adalah antara pusat dan lutut..Sedangkan aurat wanita merdeka, masih kecil maupun dewasa, baik ketika sholat, berhadapan dengan laki-laki asing (non mahram) walaupun di luarnya, adalah seluruh badan kecuali muka dan kedua telapak tangan."[11]
              Dalam kitab al-Umm[12]dinyatakan;
              "Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut, sedangkan keduanya (pusat dan lutut) bukanlah termasuk aurat….Sedangkan aurat perempuan adalah seluruh badannya, kecuali muka dan kedua telapak tangan."
              Al-Dimyathiy, dalam kitab I'aanat al-Thaalibiin, menyatakan;
              "Setiap laki-laki merdeka maupun budak, wajib menutup antara pusat dan lututnya; berdasarkan hadits, "Aurat seorang Mukmin adalah antara pusat dan lututnya.  Selain itu, juga didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqiy, "…dan auratnya adalah antara pusat dan lutut."[13]Sedangkan aurat wanita adalah seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan.[14]
              Imam Syarbiniy dalam kitab al-Iqnaa', menyatakan;
              "Aurat laki-laki antara pusat dan lututnya; berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqiy, bahwasanya Nabi saw bersabda,"Jika salah seorang diantara kamu menikahi budak perempuannya hendaknya, budaknya itu tidak melihat auratnya. Adapun auratnya adalah antara pusat dan lutut…sedangkan pendapat yang paling shahih, pusat dan lutut tidak termasuk aurat…."[15]Sedangkan aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. 
              Di dalam kitab Mughniy al-Muhtaaj, Imam Syarbiniy menyatakan;
              "Aurat laki-laki, baik budak, kafir, anak kecil, maupun yang sudah dewasa…adalah antara pusat dan lutut…Sedangkan aurat wanita adalah seluruh tubuh selain wajah dan kedua telapak tangan…"[16]
    Batasan Aurat Menurut Madzhab Hanbaliy
              Di dalam kitab al-Mubadda', Abu Ishaq menyatakan;
              "Aurat laki-laki dan budak perempuan adalah antara pusat dan lutut.  Hanya saja, jika warna kulitnya yang putih dan merah masih kelihatan, maka ia tidak disebut menutup aurat.  Namun, jika warna kulitnya tertutup,  walaupun bentuk tubuhnya masih kelihatan, maka sholatnya sah. Sedangkan aurat wanita merdeka adalah seluruh tubuh, hingga kukunya.  Ibnu Hubairah menyatakan, bahwa inilah pendapat yang masyhur.  Al-Qadliy berkata, ini adalah pendapat Imam Ahmad; berdasarkan sabda Rasulullah, "Seluruh badan wanita adalah aurat" [HR. Turmudziy, hasan shahih]….Dalam madzhab ini tidak ada perselisihan bolehnya wanita membuka wajahnya di dalam sholat, seperti yang telah disebutkan.  di dalam kitab al-Mughniy, dan lain-lainnya."[17]
              Di dalam kitab al-Mughniy, Ibnu Qudamah menyatakan, bahwa
              "Sesungguhnya, apa yang ada di bawah pusat hingga lutut adalah aurat.  Dengan ungkapan lain, apa yang ada diantara pusat dan lututnya adalah auratnya.  Ketentuan ini berlaku untuk laki-laki merdeka maupun budak.  Sebab, nash telah mencakup untuk keduanya….Sedangkan pusat dan lutut bukanlah termasuk aurat, seperti yang dituturkan oleh Imam Ahmad.  Pendapat semacam ini dipegang oleh Imam Syafi'iy dan Malik.  Sedangkan Abu Hanifah berpendapat, bahwa lutut termasuk aurat….Para ulama sepakat, bahwa wanita boleh membuka wajahnya di dalam sholat, dan ia tidak boleh membuka selain muka dan kedua telapak tangannya.  Sedangkan untuk kedua telapak tangan ada dua riwayat, dimana para ulama berbeda pendapat, apakah ia termasuk aurat atau bukan.  Mayoritas ulama sepakat bahwa seorang wanita boleh membuka wajah dan mereka juga sepakat; seorang wanita mesti mengenakan kerudung yang menutupi kepalanya.  Jika seorang wanita sholat, sedangkan kepalanya terbuka, ia wajib mengulangi sholatnya….Abu Hanifah berpendapat, bahwa kedua mata kaki bukanlah termasuk aurat..Imam Malik, Auza'iy, dan Syafi'iy berpendirian; seluruh tubuh wanita adalah aurat, kecuali muka dan kedua telapak tangan.  Selain keduanya (muka dan telapak tangan) wajib untuk ditutup ketika hendak mengerjakan sholat…"[18]
              Di dalam kitab al-Furuu',  karya salah seorang ulama Hanbaliy, dituturkan sebagai berikut;
              "Seluruh tubuh wanita merdeka adalah aurat kecuali muka, dan kedua telapak tangan –ini dipilih oleh mayoritas ulama….sedangkan aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut."[19]
    Batasan Aurat Menurut Madzhab Malikiy
              Dalam kitab Kifayaat al-Thaalib, Abu al-Hasan al-Malikiy menyatakan;
              "Aurat laki-laki adalah mulai dari pusat hingga lutut, dan keduanya (pusat dan lutut) termasuk aurat.  Sedangkan aurat wanita merdeka adalah seluruh tubuh, kecuali muka dan kedua telapak tangan.."[20].
              Dalam Hasyiyah Dasuqiy, dinyatakan;
              "Walhasil, aurat haram untuk dilihat meskipun tidak dinikmati.  Ini jika aurat tersebut tidak tertutup.   Adapun jika aurat tersebut tertutup, maka boleh melihatnya.  Ini berbeda dengan menyentuh di atas kain penutup; hal ini (menyentuh aurat yang tertutup) tidak boleh jika kain itu bersambung (melekat) dengan auratnya, namun jika kain itu terpisah dari auratnya……Selain aurat, yakni antara pusat dan lutut, maka tidak wajib bagi laki-laki untuk menutupnya…sedangkan aurat wanita muslimah adalah selain wajah dan kedua telapak tangan…"[21]
              Dalam kitab Syarah al-Zarqaaniy, disebutkan;
              "Yang demikian itu diperbolehkan.  Sebab, aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan…"[22]
              Mohammad bin Yusuf, dalam kitab al-Taaj wa al-Ikliil, berkata;
              "Adapun aurat laki-laki, menurut mayoritas ulama kami, adalah antara pusat dan dua lutut, sedangkan aurat budak perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan dan tempat kerudung (kepala)…Untuk seorang wanita, boleh ia menampakkan kepada wanita lain sebagaimana ia boleh menampakkannya kepada laki-laki –menurut Ibnu Rusyd, tidak ada perbedaan pendapat dalam hal ini-, wajah dan kedua telapak tangan.."[23]
    Batasan Aurat Menurut Madzhab Hanafiy
              Abu al-Husain, dalam kitab al-Hidayah Syarh al-Bidaayah mengatakan;
              "Adapun aurat laki-laki adalah antara pusat dan lututnya…ada pula yang meriwayatkan bahwa selain pusat hingga mencapai lututnya. Dengan demikian, pusat bukanlah termasuk aurat.  Berbeda dengan apa yang dinyatakan oleh Imam Syafi'iy ra, lutut termasuk aurat.  Sedangkan seluruh tubuh wanita merdeka adalah aurat kecuali muka dan kedua telapak tangan…"[24]        
              Dalam kitab Badaai' al-Shanaai' disebutkan;
              "Oleh karena itu, menurut madzhab kami, lutut termasuk aurat, sedangkan pusat tidak termasuk aurat.  Ini berbeda dengan pendapat Imam Syafi'iy.  Yang benar adalah pendapat kami, berdasarkan sabda Rasulullah saw, "Apa yang ada di bawah pusat dan lutut adalah aurat."  Ini menunjukkan bahwa lutut termasuk aurat."[25]
    Aurat Laki-laki Dalam Perdebatan
              Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan aurat laki-laki.   Ada sebagian ulama berpendapat, bahwa aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut, sedangkan pusat dan lutut bukan termasuk aurat.  
              Imam Qurthubiy di dalam tafsir Qurthubiy menyatakan; para ulama berbeda pendapat mengenai bagian tubuh mana yang termasuk aurat.  Ibnu Abi Da`b berpendapat, bahwa aurat laki-laki hanyalah kemaluan dan dubur, bukan yang lainnya. Ini adalah pendapat Dawud, Ahlu Dzahir, Ibnu Abi 'Aliyah, dan Al-Thabariy.  Sedangkan Imam Malik berpendirian bahwa pusar tidak termasuk aurat, dan beliau memakruhkan laki-laki yang membuka pahanya di hadapan isterinya.  Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa lutut termasuk aurat; dan ini adalah pendapat 'Atha'.   Adapun Imam Syafi'iy berpendapat, bahwa pusat dan kedua lutut tidak termasuk aurat, dan ini adalah riwayat yang shahih (benar).   Namun, Abu Hamid al-Turmudziy meriwayatkan, bahwa Imam Syafi'iy mempunyai dua pendapat mengenai pusat.[26]
              Sedangkan ulama lain berpendapat, bahwa aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut, dan keduanya (pusat dan lutut) termasuk aurat[27]
              Sebagian yang lain berpendapat, bahwa pusat, paha, dan lutut bukan termasuk aurat.  Abu Da'biy berkata, "Aurat laki-laki adalah kemaluan dan dubur. Pendapat semacam ini dipegang oleh Dawud, Ahlu Dzahir, Abu 'Aliyyah, Thabariy, Ibnu Jarir, dan al-Ishthahariy.[28]
              Inilah beberapa pendapat ulama mengenai bagian-bagian tubuh laki-laki yang termasuk aurat.  
    Paha Termasuk Aurat Laki-Laki
              Apakah paha termasuk aurat?  Ada dua pendapat dalam masalah ini.  Mayoritas ulama berpendirian, bahwa paha termasuk aurat laki-laki.  Ulama lain berpendapat, paha bukan termasuk aurat.  Pendapat terkuat dan terpilih adalah, paha termasuk aurat laki-laki. 
              Orang yang berpendapat, bahwa paha bukan aurat mengajukan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari 'Aisyah ra.
    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُضْطَجِعًا فِي بَيْتِي كَاشِفًا عَنْ فَخِذَيْهِ أَوْ سَاقَيْهِ فَاسْتَأْذَنَ أَبُو بَكْرٍ فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ عَلَى تِلْكَ الْحَالِ فَتَحَدَّثَ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ كَذَلِكَ فَتَحَدَّثَ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُثْمَانُ فَجَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَوَّى ثِيَابَهُ قَالَ مُحَمَّدٌ وَلَا أَقُولُ ذَلِكَ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ فَدَخَلَ فَتَحَدَّثَ فَلَمَّا خَرَجَ قَالَتْ عَائِشَةُ دَخَلَ أَبُو بَكْرٍ فَلَمْ تَهْتَشَّ لَهُ وَلَمْ تُبَالِهِ ثُمَّ دَخَلَ عُمَرُ فَلَمْ تَهْتَشَّ لَهُ وَلَمْ تُبَالِهِ ثُمَّ دَخَلَ عُثْمَانُ فَجَلَسْتَ وَسَوَّيْتَ ثِيَابَكَ فَقَالَ أَلَا أَسْتَحِي مِنْ رَجُلٍ تَسْتَحِي مِنْهُ الْمَلَائِكَةُ
              "Suatu saat Rasulullah saw duduk-duduk dengan pahanya yang terbuka.  Lalu, Abu Bakar minta ijin untuk masuk.  Ia dipersilahkan oleh Nabi saw, sedangkan beliau tetap dalam keadaan seperti itu. Setelah itu, 'Umar juga meminta ijin untuk masuk, dan beliau juga dipersilahkan oleh Nabi saw, dan beliau saw juga masih dalam keadaan seperti itu.  Tak lama kemudian, 'Utsman bin 'Affan juga meminta ijin untuk masuk, dan Nabi saw pun melepaskan kainnya ke bawah.  Setelah mereka bangkit pergi, saya ('Aisyah ra) bertanya, "Ya Rasulullah, ketika Abu Bakar dan Umar minta masuk, anda kabulkan, sedangkan pakaian anda masuk seperti semula.  Tetapi, ketika 'Utsman minta masuk, kenapa anda melepaskan kain anda?  Nabi saw menjawab, "Hai 'Aisyah, Tidakkah aku akan merasa malu terhadap orang yang demi Allah, para malaikat saja merasa malu kepadanya."[HR. Imam Ahmad dan Imam Bukhari menyatakan hadits ini mu'allaq]
              Mereka juga mengetengahkan hadits riwayat Anas ra, bahwasanya ia berkata;
    فَأَجْرَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي زُقَاقِ خَيْبَرَ وَإِنَّ رُكْبَتِي لَتَمَسُّ فَخِذَ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ حَسَرَ الْإِزَارَ عَنْ فَخِذِهِ حَتَّى إِنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِ فَخِذِ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
              "Nabi saw pada waktu Perang Khaibar menyingsingkan kain dari pahanya, hingga kelihatan olehku paha yang putih itu."[HR. Imam Ahmad dan Bukhari].  Dan masih banyak lagi hadits yang dijadikan sandaran bagi orang yang berpendapat, bahwa paha bukan termasuk aurat.
              Imam Syaukani menyanggah pendapat di atas, dan mentarjih bahwa paha termasuk aurat.   Menurut Imam Syaukani, dua hadits di atas, yakni hadits riwayat 'Aisyah ra dan Anas ra, harus dipahami pada konteks dan kondisi tertentu.  Dengan kata lain, dua hadits di atas hanya berlaku pada konteks dan keadaan khusus, dan tidak boleh diberlakukan pada konteks yang bersifat umum dan menyeluruh[29].   Sebab, konteks dua hadits di atas berlaku khusus, dan terjadi pada keadaan-keadaan tertentu.  Imam Qurthubiy menyatakan; dalam keadaan perang atau genting, seseorang  boleh-boleh saja menyingkap pahanya.  Oleh karena itu, yang layak dijadikan hujjah adalah hadits-hadits yang mengandung hukum kulliy (hukum yang berlaku menyeluruh atau umum); yakni khithab umum bagi yang menyatakan bahwa paha adalah aurat yang harus ditutup oleh kaum Muslim.   Salah contoh hadits yang memuat hukum kulliy adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam Tarikhnya.
    مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ عَلَى مَعْمَرٍ وَفَخِذَاهُ مَكْشُوفَتَانِ فَقَالَ يَا مَعْمَرُ غَطِّ فَخِذَيْكَ فَإِنَّ الْفَخِذَيْنِ عَوْرَةٌ
              "Rasulullah saw melewati Ma'mar yang saat itu kedua pahanya sedang terbuka.  Beliau bersabda, "Hai Ma'mar tutuplah kedua pahamu. Sebab, paha itu adalah aurat."[HR. Imam Ahmad, Hakim, dan Bukhari di dalam kitab Tarikh-nya].  
              Hadits ini, khithabnya bersifat umum dan berlaku untuk semua laki-laki. Mengamalkan hadits-hadits yang mengandung hukum kulliy, lebih utama dibandingkan dua hadits di atas (hadits riwayat 'Aisyah dan Anas ra).    Selain itu, dalam kaedah ushul fiqh juga disepakati bahwa perkataan (al-qaul) lebih kuat dibandingkan perbuatan (al-fi’l)[30].   Hadits yang menyiratkan paha bukan aurat, berbentuk fi'liy (perbuatan), sedangkan hadits-hadits yang menyatakan paha aurat, berbentuk qauliy (perkataan).  Oleh karena itu, mengamalkan hadits yang menetapkan paha adalah aurat, lebih utama dibandingkan hadits yang menetapkan paha bukan aurat.
              Adapun hadits-hadits yang menunjukkan, bahwa paha termasuk aurat adalah sebagai berikut;
              Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits di dalam Tarikh-nya, bahwasanya Mohammad bin Jahsiy berkata;
    مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ عَلَى مَعْمَرٍ وَفَخِذَاهُ مَكْشُوفَتَانِ فَقَالَ يَا مَعْمَرُ غَطِّ فَخِذَيْكَ فَإِنَّ الْفَخِذَيْنِ عَوْرَةٌ
              "Rasulullah saw melewati Ma'mar yang saat itu kedua pahanya sedang terbuka.  Beliau bersabda, "Hai Ma'mar tutuplah kedua pahamu. Sebab, paha itu adalah aurat."[HR. Imam Ahmad, dan Bukhari di dalam kitab Tarikh-nya].  Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Shahihnya, dan Imam Hakim dalam kitab al-Mustadrak.
              Dari Ibnu ‘Abbas ra dituturkan, bahwasanya Nabi saw bersabda, “Paha adalah aurat”.[HR. Turmudziy].  Imam Ahmad juga mengetengahkan riwayat yang sama dengan redaksi sebagai berikut;
    مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَجُلٍ وَفَخِذُهُ خَارِجَةٌ فَقَالَ غَطِّ فَخِذَكَ فَإِنَّ فَخِذَ الرَّجُلِ مِنْ عَوْرَتِهِ
              “Rasulullah saw tengah melintas di depan seorang laki-laki yang pahanya terbuka; beliau pun bersabda, “Tutuplah pahamu, sesungguhnya paha seorang laki-laki termasuk auratnya.” [HR. Imam Ahmad]
              Dari Jarhad, ia berkata;
    مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ بُرْدَةٌ وَقَدْ انْكَشَفَتْ فَخِذِي قَالَ غَطِّ فَإِنَّ الْفَخْذَ عَوْرَةٌ
              "Rasulullah saw tengah lewat, sedangkan saat itu saya sedang memakai kain dan paha saya terbuka.  Beliau pun bersabda, "Tutuplah pahamu, karena paha itu adalah aurat."[HR. Imam Ahmad, Malik, Abu Dawud dan Turmudziy].
              Imam Abu Dawud meriwayatkan sebuah hadits dari 'Ali ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda;
    لَا تُبْرِزْ فَخِذَكَ وَلَا تَنْظُرَنَّ إِلَى فَخِذِ حَيٍّ وَلَا مَيِّتٍ
              "Janganlah engkau membuka pahamu, dan janganlah engkau melihat paha orang hidup maupun orang mati."[HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah]
              Hadits-hadits ini menunjukkan, bahwa paha termasuk aurat laki-laki, sehingga wajib ditutup.
              Pendapat yang lebih kuat dan layak dipegang adalah pendapat yang menyatakan, bahwa paha termasuk aurat.  Alasannya, pertama, hadits-hadits yang diketengahkan pihak pertama, seluruhnya tidak menunjukkan adanya khithab untuk seluruh kaum Muslim, tapi hanya bertutur tentang perilaku atau perbuatan pribadi Nabi saw pada konteks dan kejadian tertentu.  Dengan kata lain, hadits-hadits tersebut tidak menunjukkan adanya kewajiban untuk ta'asiy (mengikuti) kepada perbuatan Nabi saw. Yang layak diikuti adalah dalil-dalil yang mengandung hukum kulliy, bukan hukum juz'iy. Kedua, adapun hadits yang diketengahkan kelompok kedua lebih jelas khithabnya kepada seluruh kaum Muslim.   Lebih-lebih lagi hadits ini datang dalam bentuk ucapan (qauliy), sehingga lebih kuat dibandingkan hadits-hadits perbuatan (fi'liy).  Ketiga, hadits-hadits yang menyatakan paha bukanlah aurat juga akan bertentangan dengan hadits-hadits lain yang menyatakan, bahwa aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut.
    عَـْورَةُ الـَّرجُلِ مَا بَيْنَ سُرَّتِهِ وَ رُكْبَتِهِ
              “Aurat laki-laki adalah antara pusat hingga lututnya”.[HR. Imam Daruquthniy, dan Baihaqiy], dan masih banyak lagi.
              Hadits ini menunjukkan bahwa paha termasuk aurat.  Sebab, paha terletak antara pusat dan lutut.  
    Apakah Pusat dan Lutut Termasuk Aurat?
    Pada bahasan sebelumnya telah dijelaskan, bahwa para ulama juga berbeda pendapat mengenai status pusat dan lutut, apakah keduanya termasuk aurat atau bukan.  Sebagian ulama berpendapat, bahwa pusat dan lutut bukan termasuk aurat.  Mereka berargumentasi dengan hadits yang tercantum di dalam Sunan Abu Dawud, dan Daruquthniya, bahwasanya Nabi saw bersabda;
    وَإِذَا زَوَّجَ أَحَدُكُمْ خَادِمَهُ عَبْدَهُ أَوْ أَجِيرَهُ فَلَا يَنْظُرْ إِلَى مَا دُونَ السُّرَّةِ وَفَوْقَ الرُّكْبَةِ
    Jika salah seorang diantara kalian menikahkan budak laki-lakinya, atau pembantu laki-lakinya, janganlah melihat apa yang ada di bawah pusat dan di atas lutut.”[HR. Abu Dawud dan Daruquthniy]
    Sebagian yang lain berpendapat, bahwa pusat tidak termasuk aurat, sedangkan lutut termasuk aurat.   Mereka berdalil dengan hadits;
    عَوْرَةُ الرَّجُلِ مَا بَيْنَ سُرَّتِهِ اِلَى رُكْبَتِهِ
    Aurat laki-laki adalah apa yang ada di bawah pusatnya, hingga lututnya”.  Hadits ini dijadikan hujjah oleh al-Mahdiy di dalam kitab al-Bahr.  
    Sebagian ulama lain berpendirian, bahwa pusat termasuk aurat, sedangkan lutut tidak termasuk aurat.  Sebagian yang lain berpendapat, pusat dan lutut bukan termasuk aurat.  Mereka berhujjah dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Bukhari dari Abu Darda’, bahwasanya ia berkata;
    كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ أَقْبَلَ أَبُو بَكْرٍ آخِذًا بِطَرَفِ ثَوْبِهِ حَتَّى أَبْدَى عَنْ رُكْبَتِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا صَاحِبُكُمْ فَقَدْ غَامَرَ فَسَلَّمَ
    Saya sedang duduk di samping Nabi saw, kemudian datanglah Abu Bakar dengan menyingsingkan kainnya, hingga saya melihat kedua lututnya.   Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya, shahabatmu sedang marah.”  Setelah itu, Abu Bakar pun memberi salam.”[HR. Bukhari]
    Nabi saw mendiamkan Abu Bakar yang telah menyingkapkan lututnya.  Ini menunjukkan, bahwa lutut bukan termasuk aurat.
    Pendapat yang terkuat adalah pendapat jumhur para ‘ulama, yang menyatakan bahwa aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut (maa baina al-sartah wa al-rukbah), dan keduanya bukan termasuk aurat. 
    Kesimpulan
    Syariat Islam telah mewajibkan laki-laki dan wanita untuk menutup anggota tubuhnya yang termasuk aurat. Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut, sedangkan keduanya tidak termasuk aurat. Seseorang baru disebut menutup aurat, jika warna kulit tubuhnya tidak lagi tampak dari luar.  Dengan kata lain, penutup yang digunakan untuk menutup aurat tidak boleh transparan hingga warna kulitnya masih tampak; akan tetapi harus mampu menutup warna kulit.
                                                                                                      




    [1] al-Mubadda', juz 1/359; Kasyf al-Qanaa', juz 1/263
    [2]Imam al-Raaziy, Mukhtaar al-Shihaah, hal. 461
    [3]Syarah Sunan Ibnu Majah, juz 1/276
    [4]Faidl al-Qadiir, juz 1/541
    [5] Imam Syarbiniy, Mughniy al-Muhtaaj, juz 1/185
    [6] Abu Ishaq, al-Mubadda', juz 1/359
    [7] Ibnu Mandzur, Lisaan al-'Arab, juz 4/616
    [8] Imam Syaukaniy, Fath al-Qadiir, juz 4/51
    [9] al-Syiraziy, al-Muhadzdzab, juz 1/64
    [10] al-Syaasyiy, Haliyat al-'Ulama, juz 2/53
    [11] al-Haitsamiy, Manhaj al-Qawiim, juz 1/232
    [12] Imam Syafi'iy, al-Umm, juz 1/89
    [13] al-Dimyathiy, I'aanat al-Thaalibiin, juz 1/112
    [14] Ibid, juz 1/113
    [15] Imam Syarbiniy, al-Iqnaa', juz 1/123
    [16] Imam Syarbiniy, Mughniy al-Muhtaaj, juz 1/185
    [17]Abu Ishaq, al-Mubadda', juz 1/360-363.  Diskusi masalah ini sangatlah panjang.  Menurut Ibnu Hubairah dan  Imam Ahmad, dalam satu riwayat; aurat wanita adalah seluruh tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangannya.  Sedangkan dalam riwayat lain Imam Ahmad menyatakan, bahwa seluruh badan wanita adalah aurat.[Ibnu Hubairah, al-Ifshaah 'an Ma'aaniy al-Shihaah, juz 1/86
    [18] Ibnu Qudamah, Al-Mughniy, juz 1/349
    [19]  Al-Muqdisiy, al-Furuu', juz 1/285
    [20]  Abu al-Hasan al-Malikiy, Kifayaat al-Thaalib, juz 1/215
    [21]  Al-Dasuqiy, Hasyiyah al-Dasuqiy,  juz 1/215
    [22]  Syarqaaniy, Syarah al-Zarqaaniy, juz 4/347
    [23]  Mohammad bin Yusuf, al-Taaj wa al-Ikliil, juz 1/498
    [24] Abu al-Husain, al-Hidaayah Syarh al-Bidaayah, juz 1/43
    [25] al-Kaasaaniy, Badaai' al-Shanaai', juz 5/123
    [26] Imam Qurthubiy, Tafsir al-Qurthubiy, juz 7/182.  Di dalam kitab Nail al-Authar, Imam Syaukani menyatakan; al-Hadiy , Muayyid bi al-Allah, Abu Hanifah, dan 'Atha', dan Imam Syafi'iy berpendapat bahwa lutut tidak termasuk aurat.  Menurut Imam Syaukani, Imam Syafi'iy juga berpendirian bahwa pusat termasuk aurat. [Imam Syaukani, Nail al-Authar, juz 2/48]
    [27] Abu al-Hasan al-Malikiy, Kifayaat al-Thaalib, juz 1/215
    [28]Imam Qurthubiy, Tafsir al-Qurthubiy, juz 7/182, Imam Syaukaniy, Nail al-Authar, juz 2/hal.45.   Di dalam kitab Nail al-Uthar,  Imam Syaukani menyatakan, "Imam Nawawiy berkata, bahwa mayoritas ulama berpendapat bahwa paha adalah aurat.  Dalam sebuah riwayat yang dituturkan oleh Imam Ahmad dan Malik dinyatakan, bahwa yang termasuk aurat hanyalah kemaluan dan dubur saja."  Pendapat semacam ini dipegang oleh Ahlu Dzahir, Ibnu Jarir, al-Ishthakhariy.   Menurut al-Hafidz Ibnu Hajar, yang tepat pendapat semacam ini berasal dari Ibnu Jarir.
    [29] Imam al-Syaukaniy, Nail al-Authar, juz 2/45
    [30] Ibid, hal. 45


    (Disadur dari Buku “Hukum Islam Seputar Busana dan Penampilan Wanita” Karya Ahmad Mohammad 'Abdurrahman al-Nawawiy)
    Read More...
    Our Fans Page
     
    Aircraft carrier : Slider Demo Costa Atlantica : Demo Slider Fred. Olsen Cruise Lines : Easy Slider Demo
    Copyright (c) 2012 Web Design by Neo Desain
    Sponsored by : Indoiklanmedia