alt text

Menuju Home schooling Group SD

Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah..

Read More.
alt text

Home Schooling Jadikan Anak Senang Belajar

Sekolah di rumah (home schooling) menjadikan anak lebih senang belajar, mengingat pola belajar ..

Read More.
Mallow

Menjadi Pintar dengan Tetap Fun

Apa itu homeschooling? Pada dasarnya homeschooling sebenarnya sama saja dengan sekolah biasa..

Read More.
Magnolia

Kami Belajar.

Ada nuansa berbeda yang terlihat di kesempatan malam tersebut. Ada Ustad yang mengenakan sarung, dan ada pula yang mengenakan busana formal sebagimana biasa..

Read More.
alt text

Sekolah Rumah, Mengapa tidak?

Ada tren baru di dunia pendidikan. Anak tak lagi disekolahkan di sekolah formal, tapi hanya belajar di rumah.

Read More.

ABOUT HSG

HSG adalah pendidikan yang melibatkan kerjasama yang sinergis.
Read more.. 

CONTACT

0341- 578413, 085815570284, WA: 0895 334 094 134, SMS CENTER 081805038481 .
Read more.. 

PENDAFTARAN

Untuk pendaftaran, lengkapi formulir dan masukan data yang diperlukan.
Read more.. 

OFFICE

Jl. Bendungan Sigura-gura V, Malang, Indonesia 65146.
Read more.. 
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (TQS Al-Baqarah : 261).

*** Ramadhan: Saatnya Mewujudkan Islam Kaffah

  • Sabtu, 04 Juni 2016
  • by
  • Homeschooling group SD Khoiru Ummah 20 Malang
  • Ramadhan sudah sepatutnya menjadi momentum penting bagi kaum Muslim untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan syariah-Nya secara kâffah (total). Tentu taqarrub itu tidak hanya terkait dengan amal-amal ritual-spiritual, semata seperti ibadah mahdhah dan akhlak, namun juga mencakup amal-amal politik dalam makna mengurusi urusan umat dengan syariah Islam. Islam tidak mempertentangkan antara amal spiritual dan amal politik.
    Ramadhan, Spiritual dan Politik
    Seiring dengan kedatangan bulan Ramadhan kali ini, ada dua hal yang sangat penting untuk dipahami. Pertama: Islam menolak sekularisme karena Islam bersifat menyeluruh; mengatur semua aspek kehidupan. Sekularisme memisahkan agama (Islam) dari kehidupan publik/negara (fashl ad-dîn ’an ad-dawlah). Sekularisme sebenarnya berakar dari peradaban Barat-Kristen, yang memisahkan agama (Kristen) dari negara. Tentu hal ini tidak sesuai dengan realita syariah Islam.
    Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. untuk mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya, dirinya dan sesamanya. Syariah Islam yang terkait pengaturan manusia dengan Tuhannya (seperti ibadah ritual) dan dirinya sendiri (seperti akhlak) ini bisa dilaksanakan oleh individu. Meski demikian, untuk kesempurnaannya harus ada peran negara di dalamnya. Adapun syariah yang terkait pengaturan hubungan manusia dengan sesamanya (muamalah dan ‘uqûbât/sanksi hukum) harus dilaksanakan oleh negara. Misalnya muamalah yang terkait pemerintahan, ekonomi, sosial, pendidikan, politik, keamanan dan sebagainya. Hanya sebagian kecil aktivitas muamalah yang bisa dilaksanakan tanpa peran negara. Syariah Islam yang mengatur masalah ‘uqûbât (sanksi hukum) seperti hukum hudûd, jinâyât, ta’zîr dan mukhâlafât, mutlak harus dilaksanakan oleh negara, tidak boleh dilaksanakan oleh kelompok apalagi individu.
    Faktanya, rangkaian proses sekularisasi pemikiran Islam di Indonesia telah berjalan sejak beberapa dekade lalu. Penyebaran ide sekularisme itu berjalan seiring dengan penyebaran ide pluralisme dan liberalisme (kebebasan) serta menjadi bagian penting dari demokratisasi di negeri ini. Perlu dicatat, sekularisasi di negeri ini dan di negeri-negeri Muslim lainnya didukung oleh negara-negara Barat, khususnya AS. Pasalnya, mereka berkepentingan untuk melanggengkan ideologi Kapitalisme di negeri-negeri Muslim, sekaligus menyingkirkan ideologi Islam sebagai rival dan ancaman utamanya.
    Karena itu pada bulan Ramadhan ini, selain perlu dibahas masalah ibadah dan akhlak, perlu pula disampaikan dan dikampanyekan secara gencar penerapan syariah Islam yang bersifat menyeluruh. Hal ini sebagai upaya membersihkan pemikiran umat dari ide sekularisme, sekaligus menyelamatkan umat dari bahaya propaganda sekularisme yang bermuara pada kepentingan negara-negara kapitalis, penjajah di negeri-negeri Muslim.
    Kedua: Islam tidak memisahkan urusan spritual dengan politik karena keduanya diatur dalam syariah Islam. Politik Islam adalah pengaturan urusan umat di dalam dan luar negeri menurut syariah Islam. Karena itu dalam Islam politik merupakan perkara yang mulia. Politik dilaksanakan oleh negara dan umat. Negara secara langsung melakukan pengaturan ini secara praktis, sedangkan umat mengawasi negara dalam pengaturan tersebut. Pengaturan urusan umat di dalam negeri dilakukan oleh negara dengan menerapkan ideologi Islam dengan syariahnya secara kâffah. Pengaturan urusan umat di luar negeri dilakukan dengan cara mengadakan hubungan dengan berbagai negara, bangsa dan umat lain dalam rangka menyebarluaskan ideologi Islam ke seluruh dunia.
    Politik Islam, yakni pengaturan urusan umat di dalam dan luar negeri dengan hukum Islam, tidak dapat dipisahkan dengan aspek ritual-spiritual Islam. Keduanya merupakan satu-kesatuan dalam struktur sistem Islam. Pengertian politik seperti itu disandarkan pada hadis-hadis yang menunjukkan aktivitas penguasa, kewajiban mengoreksi penguasa serta pentingnya mengurus kepentingan kaum Muslim. Politik Islam itu dijalankan langsung oleh para nabi, termasuk Nabi Muhammad saw. Sepeninggal Nabi Muhammad saw., politik Islam secara praktis dijalankan oleh para khalifah. Karena itu realisasi politik Islam pasca Nabi Muhammad saw. itu terkait erat dengan keberadan para khalifah dengan sistem Khilafah, seperti yang tampak sejak masa Khulafaur Rasyidin. Hal itulah yang diisyaratkan oleh Rasul saw. dalam sabdanya:
    «كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ اْلأَنْبِيَاءُ كُلَّمَا هَلَكَ نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدِي وَسَيَكُونُ خُلَفَاءُ فَيَكْثُرُونَ»
    Dulu Bani Israil selalu dipimpin dan diurus oleh para nabi. Setiap kali seorang nabi meninggal, dia digantikan oleh nabi yang lain. Sesungguhnya tidak ada nabi sesudah aku. Yang ada adalah para khalifah yang banyak (yang datang silih berganti, red.) (HR Muslim).
    Itulah pengertian politik yang syar’i karena diambil dari dalil-dalil syariah. Karena itu kaum Muslim semestinya tidak memisahkan urusan spiritual dengan politik Islam. Pemisahan keduanya, selain melanggar syariah, juga akan menjauhkan umat dari upaya penerapan syariah secara kâffah. Menerima sebagian syariah Islam (spiritualitas dan moralitas semata) dan menolak sebagian yang lain (politik, pemerintahan, ekonomi, dan lain-lain) merupakan penyimpangan dari Islam. Ini adalah kebiasaan Bani Israel yang dicela dan diancam oleh Allah SWT, dan tentu kita umat Islam sangat tidak layak melakukan hal yang sama. Allah SWT berfirman:
    ﴿أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنْكُمْ إِلاَّ خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ﴾
    Apakah kalian mengimani sebagian al-Kitab (Taurat) dan mengingkari sebagian lainnya? Tidak ada balasan bagi orang yang berbuat demikian di antara kalian, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada Hari Kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat (TQS al-Baqarah [2]: 85).

    Ramadhan: Momentum Penyadaran Umat
    Ramadhan dapat menjadi momentum penting untuk: Pertama, meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT secara total; dalam aspek ibadah spiritual maupun aspek politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya. Allah SWT telah menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sempurna (QS al-Maidah [5]: 3) dan mengatur seluruh aspek kehidupan umat manusia (QS an-Nahl [16: 89). Karena itu tidak ada yang layak untuk mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakat kecuali Islam dengan syariahnya. Allah SWT berfirman:
    ﴿فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ﴾
    Jika kalian berlainan pendapat tentang suatu perkara, kembalikanlah perkara itu kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (as-Sunnah) jika kalian benar-benar mengimani Allah dan hari akhir (TQS an-Nisa’ [4]: 59).
    Imam Ibnu Katsir di dalam Tafsir al-Qur’ân al-‘Azhîm menjelaskan bahwa segala perkara yang diperselisihkan oleh manusia, baik perkara pokok (ushûl) maupun cabang (furû’) agama, harus dikembalikan pada al-Quran dan as-Sunnah. Ini sebagaimana juga firman Allah SWT dalam surat asy-Syura ayat 10 (yang artinya): Tentang apapun yang kalian perselisihkan, putusan (hukum)-nya dikembalikan kepada Allah.
    Sangat jelas, ayat ini memerintahkan kaum Muslim untuk berhukum pada al-Quran dan as-Sunnah. Artinya, kaum Muslim diperintahkan untuk menerapkan syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan. Karena itu ketakwaan harus diwujudkan melalui ketundukan pada syariah Islam secara menyeluruh.
    Kedua: Ramadhan seharusnya mampu memperkuat dakwah untuk menegakkan Khilafah Rasyidah sebagai institusi untuk menerapkan syariah secara totalitas tersebut. Sebagaimana diketahui, sejak Khilafah diruntuhkan pada 28 Rajab 1342 H/3 Maret 1924 M oleh Musthafa Kamal at-Taturk, umat Islam kehilangan institusi pelaksana syariah itu. Akibatnya, di negeri-negeri Muslim hukum Islam disingkirkan, digantikan dengan hukum dan undang-undang warisan kafir penjajah.
    Ketiadaan Khilafah juga menyebabkan umat ini tidak lagi memiliki institusi pemersatu mereka. Padahal dengan Khilafah umat Islam akan dipersatukan dalam satu negara dan satu kepemimpinan menjadi umat yang kuat.
    Ketiadaan Khilafah juga menyebabkan umat ini kehilangan institusi yang melindungi agama, harta dan darah mereka, sebagaimana sabda Rasulullah saw.:
    «إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ»
    Sesungguhnya seorang pemimpian itu laksana perisai; orang-orang berperang di belakang dia dan berlindung kepada dirinya (HR al-Bukhari dan Muslim).
    Karena itu ketiadaan Khilafah ini harus diakhiri dengan jalan menegakkan kembali Khilafah Rasyidah yang akan menerapkan kembali syariah Islam secara menyeluruh. Hal itu merupakan keniscayaan untuk mengakhiri berbagai problem dan keburukan yang diderita umat saat ini dan untuk mengembalikan kejayaan dan kemuliaan ke tangan umat Islam. WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []
    Read More...

    A sampai Z,Homeschoolinggroup Khoiru Ummah

  • Rabu, 30 Maret 2016
  • by
  • Homeschooling group SD Khoiru Ummah 20 Malang
  • Khoiru Umum Secara Umum
      Apakah  Homeschooling itu?
    Homeschooling adalah sekolah alternatif yang diakui oleh UU Sisdiknas No 20 tahun 2003, bersuasanakan seperti rumah dimana setiap anak mendapat perhatian dalam perkembangannya sehingga nyaman bagi setiap anak untuk belajar.

    Apakah Homeschooling  Group Khoiru Ummah (HSG KU)?
    HSG Khoiru Ummah merupakan sekolah alternatif dalam bentuk homeschooling group (komunitas), sehingga mandiri dalam kurikulum. HSG Khoiru Ummah membakukan kurikulumnya yang berbasis Aqidah Islam
    HSG Khoiru Ummah merupakan representasi pendidikan Islam. Semua konsepnya digali dari pemikiran Islam, mulai dari penetapan out put, strategi pembelajaran, materi pembelajaran dan cara penanganan anak
    Apa output (target) lulusan siswa yang sekolah di Koiru Ummah?
    Output lulusan KU secara umum adalah:
    1. Berkepribadian Islam
    2. Faqih Fiddin (ahli dalam ilmu agama)
    3. Terdepan dalam sains dan teknologi
    4. Berjiwa pemimpin

    Output lulusan PAUD/TK/RA :
    1. 1.     Kepribadian Islam (Syaksiyyah Islamiyyah)
    q  Pola Pikir (Aqliyah)
    • Ø Terbentuk dasar-dasar kecerdasan
      • Konsentrasi tinggi
      • Sensitif  panca indera
      • Cermat dalam identifikasi
      • Fokus
      • Peka terhadap informasi yang benar
      • Cepat menangkap informasi secara utuh
    q  Pola Sikap (Nafsiyah)
    • Terbentuk dasar-dasar keshalehan
      • Tertanam persepsi tentang Allah
    Allah Pencipta manusia, alam semesta dan kehidupan yang ada di alam semesta
    Allah pemberi rizki
    Allah memiliki sifat-sifat hebat dan mulia
    Allah pelindung kita
    • Terbiasa bersyukur kepada Allah swt
    • Senang mengaji/tahfizh
    • Terbiasa tahfizh setiap hari
    • Senang beribadah
    • Terbiasa sholat lima waktu
    • Senang menghafal dzikir dan doa
    • Terbiasa dzikir dan berdoa
    • Senang menghafal hadits
    • Terbiasa berakhlaq mulia
    • Terbiasa berkata ahsan
    • Terbiasa hidup teratur
    • Terbiasa makan dan minum halal dan thoyyib
    • Terbiasa menutup aurat
    •  Hafal Al-Qur’an juz 30
    •  Hafal bacaan sholat
    •  Hafal dzikir dan doa
    •  Hafal hadits
    1. 2.     Faqih Fiddin
    Terbentuk dasar-dasar Tsaqofah Islam
    1. 3.      Terdepan Dalam Saintek
    • Terbentuk dasar-dasar kreatifitas  dan inovasi
    • § Senang mengamati obyek yang riil
    • § Cermat dalam identifikasi
    • § Senang berkarya
    • § Senang mencoba sesuatu yang baru
    4.  Berjiwa Pemimpin
    • Terbentuk dasar-dasar kepemimpinan
    •  Percaya diri tinggi
    •  Mandiri
      •  Peduli pada orang lain
      •  Berani mengkritisi realitas yang tidak sesuai dengan kebenaran yang dipahami
      •  Siap berkompetisi dalam kebaikan
    Output lulusan SD
    1. Berkpribadian Islam:
    q Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    • Mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dapat berfikir benar
    • Memahami apa yang diperintahkan Allah SWT dan apa yang dilarang terkait aktivitas sehari-hari
    • Mampu menyelesaikan problem kehidupannya sesuai hukum syara’
    q Pola sikap (Nafsiyah) Islamiyah
    • Siap melaksanakan yang wajib
    • Siap meninggalkan yang haram

    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al Qur’an 6 juz (juz 1 – 6)
    • Menguasai  pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku dan ibadah sehari-hari
    • Semua amal di dasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu yang dipelajari digunakan sebagai petunjuk amal

    1. Terdepan Dalam Sains dan Teknologi
    • Mampu dan kretif membuat mainan sendiri
    • Mandiri dalam pemenuhan kebutuhannya untuk hidup sehat
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi). Menggunakan teknologi sesuai keperluan

    1. Berjiwa Pemimpin
    • Mandiri dan bertanggung jawab dalam perilaku dan ibadah sehari-hari sesuai Islam yang diyakininya
    • Teguh mempertahankan Islam yang diyakininya
    • Senantiasa mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    • Berani mencegah kemungkaran yang terjadi dalam komunitasnya
    • Berpengaruh baik  pada komunitasnya
    • Berani dan mampu memimpin komunitasnya


    Output lulusan SMP
    1. Kepribadian Islam
    q  Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    • Mampu menyelesaikan problema kehidupanannya sendiri, keluarganya, dan komunitasnya sesuai hukum syara. Berfikir solutif (serius)
    q  Pola sikap (nafsiyah) Islamiyah :
    • Senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah setiap ada kesempatan, dan  tidak mencukupkan diri melaksanakan yang wajib saja (sholat wajib diawal waktu, berjamaah, selalu sholat rowatib, dhuha, tahajjud, puasa sunnah).
    • Berhati-hati dalam memilih yang mubah (tidak semua yang mubah dilaksanakan).
    • Terbiasa  menghindari yang makruh, tidak mencukupkan diri menjauhi yang haram saja
    • Menjauhkan diri dari melakukan yang syubhat
    • Terbiasa berkata yang ahsan (baik), makan dan minum yang halal & thoyyib, hidup bersih

    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al qur’an 9 juz atau 15 juz atau 30 juz
    • Menguasai  pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku, ibadah sehari-hari dan pergaulan
    • Semua amal di dasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu digunakan sebagai petunjuk amal
    • Menjadi muqollid muttabi’: mengikuti pendapat yang diambilnya setelah paham terhadap dalilnya

    1. Terdepan Dalam Sains &Teknologi
    • Kreatif dalam membuat alat-alat sarana kehidupannya sehari-hari dan dapat memperbaikinya
    • Mandiri dalam pemenuhan sarana kehidupan, bebas dari ketergantungan kepada pihak lain
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi).  Menggunakan teknologi sesuai keperluan
    • Mengembangkan teknologi sederhana untuk sarana kemudahan belajar & hidup sehari-hari dalam komunitasnya

    1. Berjiwa Pemimpin
    • Mandiri dan bertanggung jawab dalam bersikap dan melaksanakan ibadah sesuai pemahaman Islam yang diyakininya
    • Teguh mempertahankan pendapat Islam yang diyakininya
    • Terdepan dalam mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    • Berani menolak dan mencegah kemungkaran yang ada dalam komunitas dan keluarganya.
    • Aktif mempengaruhi orang lain dengan ideologi Islam
    • Berani dan mampu memimpin komunitas dan keluarganya
    • Berpengaruh baik pada komunitasnya dan masyarakat

    Output Lulusan SMU:
    1. Kepribadian Islam
    q Pola pikir (Aqliyah) Islamiyah :
    Mampu menyelesaikan problema kehidupanannya sendiri, keluarganya, komunitasnya, masyarakat dan negaranya sesuai hukum syara. Berfikir benar, serius dan politis.


    q Pola sikap (Nafsiyah) Islamiyah :
    • Senantiasa terdorong melaksanakan yang sunnah setiap ada kesempatan, dan  tidak mencukupkan diri melaksanakan yang wajib saja (sholat wajib diawal waktu, berjamaah, selalu sholat rowatib, dhuha, tahajjud, puasa sunnah, umroh, shodaqoh dan kurban dari hasil usaha sendiri).
    • Meninggalkan kemubahan (memilih kemubahan hanya yang menunjang pelaksanaan amal sunnah dan wajib).
    • Menjauhi yang haram dan menghindari yang makruh
    • Menjauhkan diri dari melakukan yang syubhat
    • Senantiasa berkata yang ahsan (baik), makan dan minum yang halal & thoyyib, hidup bersih
    1. Faqih Fiddin
    • Hafal al qur’an 15 juz atau 30 juz
    • Menguasai secara lebih banyak dan lebih mendalam pemikiran dan hukum  Islam terkait dengan perilaku, ibadah sehari-hari dan pergaulan
    • Semua amal didasarkan pada ilmu, belajar dan berfikir sebelum berbuat
    • Ilmu digunakan sebagai petunjuk amal
    • Menguasai lmu alat (bahasa Arab, nahwu-shorof, tafsir)
    • Menjadi muqollid muttabi’—àberproses menjadi mujtahid mas’alatul wahidah (mampu menggali hukum syara’ meskipun hanya satu persoalan)

    1. Terdepan Dalam Sains &Teknologi
    • Kreatif dalam membuat alat-alat sarana bagi kehidupan sehari-harinya dan dapat memperbaikinya
    • Mandiri dalam pemenuhan sarana kehidupan, bebas dari ketergantungan kepada pihak lain
    • Berjiwa produktif, tidak konsumtif dalam penggunaan sarana kehidupan (teknologi).  Menggunakan teknologi sesuai keperluan
    • Mengembangkan teknologi tinggi untuk sarana kemudahan kehidupan masyarakat
    4. Berjiwa Pemimpin
    Menjadi pelopor/contoh sikap dan ibadah sesuai pemahaman Islam yang diyakininya
    Menjadi Imam sholat dan khatib jumat
    Aktif dan gigih menyampaikan/menyebarluaskan pendapat Islam yang diyakininya
    Terdepan dalam mengajak kepada hal yang ma’ruf (baik)
    Berani menolak dan mencegah kemungkaran yang ada dalam komunitas, keluarga,masyarakat dan negaranya.
    Aktif mempengaruhi orang lain dengan ideologi Islam
    Berani dan mampu memimpin komunitas, keluarga, masyarakat serta negaranya
    Berpengaruh baik pada komunitas, keluarga, masyarakat serta negaranya

      Seperti apa gambaran pembelajaran di Khoiru Ummah?
    Khoiru Ummah menerapkan metode pembelajaran yang mampu mencedaskan akal anak sekaligus mensholehkannya. Ilmu diajarkan untuk dipahami anak, kemudian memotivasi mereka untuk mengamalkannya.
    Materi pelajaran diberikan sesuai tahap perkembangan anak. Ilmu  yang diajarkan hanya yang diperlukan anak pada usia perkembangannya.

       Apa bedanya sekolah Khoiru Ummah dengan yang lain?
    Khoiru Ummah memiliki ke-khas-an yakni:
    Sekolah tahfizh plus kurikulum berbasis aqidah Islam.
    Kurikulum disusun secara mandiri, semua materi pelajaran yang diberikan diarahkan untuk membangun kecerdasan akal dan keshalehan anak.
    Metode pembelajarannya talqiyan fikriyan, ilmu diajarkan dalam rangka meningkatkan kemampuan berfikir anak.
    Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah.
    Orang tua berperan sebagai guru di rumah dan guru di sekolah berperan sebagai guru selama jam sekolah.
    Orang tua berposisi sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Sekolah akan memberikan bekal ilmu, bimbingan dan arahan kepada orang tua untuk menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya.

    Apa keunggulan HSG Khoiru Ummah dengan sekolah lain?
    HSG Khoiru Ummah memiliki keunggulan dalam output yang dihasilkan yaitu Berkepribadian Islam, Faqih Fiddin, Terdepan dalam saintek dan Berjiwa pemimpin.
    HSG Khoiru Ummah memiliki keunggulan dalam kurikulum, metode pembelajaran dan cara penanganan anak.
    Setiap mata pelajaran yang diajarkan ke anak terintegrasi dengan Aqidah Islam.

    Seperti apa kurikulum Khoiru Ummah?
    Kurikulum pendidikan Khoiru Ummah adalah kurikulum berasaskan Aqidah Islam karena aqidah Islam menjadi asas bagi kehidupan seorang Muslim dan asas bagi kehidupan negaranya. Aqidah Islam dijadikan sebagai standar penilaian bagi manusia. Oleh karena itu semua mata pelajaran yang diberikan, mulai dari pendidikan usia dini sampai sekolah menengah sesuai dengan aqidah Islam. Pelajaran tsaqofah asing yang bertentangan dengan aqidah Islam diberikan di tingkat perguruan tinggi.

    Sudah berapa lama Khoiru Ummah berdiri?
    Khoiru Ummah berdiri sejak tahun 2008 dengan membuka program pendidikan untuk level Sekolah Dasar (SD).  Pada tahun 2010 dibuka program pendidikan level Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada tahun 2013 dibuka program pendidikan level Sekolah Menegah Atas (SMA).

    Apa  program unggulan Khoiru Ummah?
    Program Unggulan TK :
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami ( pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat setiap hari sebelum mulai belajar
    Outdoor activity seminggu sekali
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Belajar wudhu dan Sholat setiap hari
    Membiasakan dzikir dan doa
    Membiasakan menghafal hadits
    Membiasakan berkata yang ahsan

    1. Membangun rasa percaya diri pada setiap anak
    Jenis program:
    Sering tampil di depan kelas
    Sering memuji anak, tidak mencela anak
    Fokus pada apresiasi keberhasilan anak, tidak fokus pada kesalahan anak
    Panggung prestasi setiap bulan
    Tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Kompetisi dalam program outbond
    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Program Unggulan SD
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami ( pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat setiap hari (sebelum mulai belajar)
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari (di sekolah dan di rumah)
    Sholat dhuha dan sholat zhuhur berjamaah setiap hari
    Membiasakan dzikir dan doa setelah sholat
    Membiasakan berdoa ketika memulai dan mengakhiri setiap perbuatan
    Membiasakan ibadah shaum senin atau kamis (kelas 4,5, dan 6)
    Membiasakan berkata yang ahsan
    Membiasakan ber-amar-ma’ruf nahi munkar dengan menggunakan ayat, hadits dan qaul hukamaa (perkataan bijak para ulama)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 3-5 hari dalam 10 hari terakhir Ramadhan
    1. Membangun Jiwa kepemimpinan pada anak
    Tahapannya :
    i.Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii.Membangun sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii.Melatih kemandirian pada setiap anak
    iv. Melatih kepemimpinan


    Programnya
    Sering tampil di depan kelas
    Sering memuji anak, tidak mencela anak
    Fokus pada apresiasi keberhasilan anak, tidak fokus pada kesalahan anak
    Latihan diskusi kelompok
    Tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Kompetisi dalam tahfizh setiap hari
    Lomba tahfizh, cerdas-cermat, ceramah, berkarya secara berkala
    Mabit seminggu sekali untuk kelas 4,5, 6
    Latihan kepemimpinan dengan menjadi imam sholat, petugas apel Senin, pengurus kelas, pemimpin kelompok pada kegiatan MOS, Sholat Jumat, Kegiatan Ramadhan, piket kelas, kegiatan ekstra kurikuler
    Jambore Nasional SD Khoiru Ummah

    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Program Unggulan SMP
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami (pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
      1. Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Senam sehat
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    Renang secara berkala (pilihan)
    Olah raga basket, futsal (pilihan)
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali (sudah diberlakukan disiplin aktifitas dan disiplin waktu)
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Sholat berjamaah di masjid/musholla setiap waktu
    Membiasakan sholat sunnah setiap hari (sholat rawatib, sholat tahajud, sholat dhuha)
    Membiasakan shaum sunnah (Senin dan Kamis, Rajab, Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    Latihan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di bulan Ramadhan dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan

    1. Membangun Jiwa kepemimpinan pada anak di skala komunitasnya
    Tahapannya :
    1. Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii. Membangun sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii. Melatih kemandirian pada setiap anak
    1. iv.  Melatih kepemimpinan

    Programnya :
    Boarding
    Piket setiap hari
    Melatih anak menjadi imam sholat
    Membiasakan siswa presentasi di depan kelas di setiap pelajaran
    Membiasakan siswa tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Lomba Debat
    Panggung Orasi
    Musabaqoh Hifzhil Qur’an
    Class meeting setiap semester
    Wisuda Tahfizh Qur’an di setiap level
    Program ekstrakurikuler seminggu sekali
    Berkemah dua kali setahun
    Outing dua kali setahun
    Bakti-sosial di tengah masyarakat
    Enterpreneurship (kewirausahaan)
    Jambore Nasional SMP Khoiru Ummah

    1. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah
    Program Unggulan SMU
    1. Melatih anak melaksanakan pola hidup Islami (pola hidup sehat, teratur dan berkah) setiap hari
    a.  Jenis program untuk membangun pola hidup sehat :
    Program makanan halal dan Thoyyib setiap hari
    Olah raga pagi setiap hari (sebelum mulai belajar)
    Program hidup bersih setiap hari
    Outing secara berkala
    Renang seminggu sekali
    Olah raga sufu sekali seminggu
    . Olah raga memanah sekali seminggu
    Olah raga berkuda secara berkala
    1. Jenis program untuk membangun pola hidup teratur: Kegiatan Harian Siswa   (KHS) yang sudah ditetapkan dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali (sudah diberlakukan disiplin aktifitas dan disiplin waktu)
    2. Jenis program untuk membangun pola hidup berkah:
    Tahfizhul Qur’an setiap hari
    Sholat berjamaah di masjid/musholla setiap waktu
    Safari Masjid
    Membiasakan sholat sunnah setiap hari (sholat rawatib, sholat tahajud, sholat dhuha)
    Membiasakan shaum sunnah (Senin dan Kamis, Rajab, Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram)Sya’ban, Syawal, ‘Arofah, Muharram, Daud)
    Latihan Berkurban dengan uang tabungan sendiri
    Latihan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di bulan Ramadhan dengan uang tabungan sendiri
    I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan




    2. Meningkatkan Jiwa kepemimpinan pada anak di skala publik
    Tahapannya :
    1. Meningkatkan rasa percaya diri anak
    ii. Meningkatkan sikap tanggung jawab anak pada setiap aktifitasnya
    iii. Meningkatkan kemandirian pada setiap anak
    iv. Melatih kepemimpinan
    Programnya :
    Boarding
    Piket setiap hari
    Melatih anak menjadi imam (sholat lima waktu dan sholat Jumat) dan khatib Jumat
    Membiasakan siswa presentasi di depan kelas di setiap pelajaran
    Membiasakan siswa tampil di setiap forum pertemuan orang tua (diklat, parenting)
    Lomba Debat
    Panggung Orasi
    Musabaqoh Hifzhil Qur’an
    Class meeting setiap semester
    Wisuda Tahfizh Qur’an di setiap level
    Program ekstrakurikuler seminggu sekali
    Berkemah dua kali setahun
    Outing dua kali setahun
    Bakti-sosial di tengah masyarakat
    Enterpreneurship (mulai merintis usaha sendiri)
    3. Membangun sinergi dengan orang tua.  Pendidikan di sekolah terintegrasi dengan pendidikan di rumah
    Jenis program:
    ii.     Program diklat dan parenting bagi orang tua (penyamaan persepsi tentang konsep pendidikan anak).
    iii.     Pendampingan tahfizh dan kegiatan harian anak oleh orang tua
    iv.     Pola komunikasi terbuka antara orang tua dan pihak sekolah

    Konsepnya sih bagus, gurunya berkualitas atau tidak?
    Guru adalah orang-orang yang mengajarkan ilmu, sekaligus teladan bagi siswa. Oleh karena itu, Khoiru Ummah memiliki standar kualifikasi guru sesuai dengan pencapaian output pendidikan melalui diklat Level I, diklat Level II, diklat Level III, Workshop Mata Pelajaran dan Workshop Bahasa yang semua itu wajib diikuti oleh semua guru Homeschooling Group Khoiru Ummah.

    Legalitasnya bagaimana? (legalitas Yayasan, terdaftar/tidak di Diknas/Depag?)
    Secara resmi Homeschooling Group Khoiru Ummah diakui dalam UU Sisdiknas No.20 Thn. 2003  dan telah memiliki: akte Pendirian Yayasan No 01.- TGL 04 Januari 2013


    Apakah lulusan HSG KU mendapatkan ijazah?
    Khoiru Ummah mengeluarkan ijazah sendiri bagi siswa yang telah memenuhi kualifikasi kelulusan yang ditetapkan oleh Dewan Kurikulumnya sesuai dengan level pendidikannya (TK/SD/SMP/SMU). Selain itu siswa juga mendapatkan Ijazah dari Diknas/Depag melalui jalur tersendiri yaitu jalur paket A, B, C yang sama dengan ijazah formal

    Apakah lulusan HSG KU bisa melanjutkan ke sekolah lain?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di luar sekolah Khoiru Ummah baik di dalam maupun  di luar negeri. Ada dua siswa HSG KU 01 (SD dan SMP) bisa melanjutkan sekolah di Jerman (ikut orang tua). Tahun ajaran 2014-2015 ada 1 siswa HSG SMP KU Bogor berhasil diterima di MAN Insan Cendikia dan mendapatkan beasiswa.

    Apakah lulusan HSG KU bisa melanjutkan ke sekolah negeri?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di luar sekolah Khoiru Ummah termasuk sekolah negeri

    Apakah lulusan HSG KU bisa masuk ke Perguruan Tinggi?
    Karena dijamin oleh UU no 23 Tahun 2003 maka lulusan HSG Khoiru Ummah pasti dapat diterima di perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri


    Fiqihnya aliran apa?
    Khoiru Ummah menempatkan al Qur’an sebagai sumber dari segala sumber ilmu. Semua materi pelajaran yang diberikan sesuai dengan petunjuk Al Qur’an dan As-Sunnah dengan memperhatikan dalil terkuat

    Apakah ada hubungan antara Homeschooling Group Khoiru Ummah dengan kelompok tertentu?
    Khoiru Ummah merupakan yayasan yang mandiri, tidak dibawah kelompok manapun dan tidak berafiliasi dengan kelompok manapun. Khoiru Ummah memiliki Visi dan Misi untuk melahirkan generasi pemimpin pembangun peradaban mulia. Khoiru Ummah siap bekerja  sama dengan siapa saja yang memiliki Visi dan Misi yang sama.

    Mengapa siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah di boarding ? Apakah ada siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah yang tidak boarding?
    Khoiru Ummah memiliki program pendidikan mulai dari tingkat TK-SMA. Untuk tingkat TK dan SD tidak boarding karena masih membutuhkan pendampingan penuh dari orang tua.Sedangkan untuk SMP dan SMA boarding karena mereka sudah memasuki usia mendiri, dan mereka membutuhkan suasana kondusif untuk meraih out put yang dicanangkan.

    Mengapa Homeschooling Group Khoiru Ummah tidak memberlakukan fullday school?
    Anak-anak membutuhkan suasana nyaman dan rileks dalam belajar sehingga proses belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan sesuatu yang melelahkan dan menjenuhkan. Realitasnya konsentrasi belajar (berfikir) pada anak-anak usia pra-baligh dan baligh awal (SD dan SMP) bisa optimal sampai waktu Zhuhur. Oleh karena itu proses pembelajaran sampai waktu zhuhur. Untuk boarding (SMP dan SMA), setelah sholat zhuhur dan makan siang, siswa istirahat siang. Proses pembelajaran di boarding dimulai lagi ba’da ashar, setelah anak-anak kembali fresh.














    Proses Belajar

    Apa yang dimaksud dengan Talqiyan Fikriyan?
    Metode penyampaian ilmu yang diarahkan untuk mencerdaskan akal (akal paham). Prosesnya: ilmu diberikan kepada siswa dalam bentuk konsep /pemikiran, lalu siswa menerima/membenarkan ilmu tersebut melalui proses berfikir sehingga ia menjadikannya sebagai pemikirannya sendiri è ilmu membangun kesadaran anak untuk mengamalkannya

    Sejauh mana peran orang tua dalam menopang pembelajaran anak?
    Keterlibatan orang tua dalam mendidik anak-anaknya menjadi penentu keberhasilan proses pembelajaran anak. Anak sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua untuk membangun spirit/semangat hidupnya, termasuk semangat belajarnya. Pengarahan, pendampingan dan teladan orang tua sangat dibutuhkan anak dalam proses belajar di rumah. Dengan demikian terjadi integrasi pembelajaran di sekolah dan di rumah.

    Apakah target Khoiru Ummah tercapai selama ini?
    Insya Allah tercapai. Apabila semua komponen yang menjadi pilar pendidikan anak terlibat aktif.

    Kira-kira capaian output Homeschooling Group Khoiru Ummah berapa persen?
    Insya Allah 100 persen. Apabila semua program yang dicanangkan terealisasi.

    Apakah siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah diperbolehkan membawa bekal?
    Siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat PAUD/TK/RA dan SD tidak diperbolehkan membawa bekal snack sendiri  karena sudah disiapkan di sekolah demi membangun budaya makan makanan halal dan thoyyib . Untuk makan siang, siswa HSG KU tingkat PAUD/TK/RA dan SD disediakan catering oleh sekolah, namun boleh juga membawa bekal makan siang sendiri dengan syarat makanan yang halal dan tyoyyib. Untuk HSG KU tingkat SMP dan SMA boleh membawa bekal ke sekolah/asrama dengan syarat makanan yang halal dan tyoyyib.

    Mengapa anak saya yang duduk di kelas 1 yang HSG Khoiru Ummah tidak membawa buku jika pergi sekolah? Sebenarnya kelas 1 HSG SD Khoiru Ummah siswa belajar apa?
    Pembelajaran di Homeschooling Group Khoiru Ummah fokus untuk mencerdaskan akal dan mensholehkan jiwa dengan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Untuk kelas 1 HSG SD KU fokus mengandalkan lisan dalam semua proses pembelajaran sehingga anak merasa ringan, mudah dan nyaman. Oleh karena itu tidak perlu membawa buku, cukup membawa laporan prestasi saja (KHS, buku prestasi tahfizh dan buku prestasi ummi)

    Apakah di program PAUD/TK/RA HSG Khoiru Ummah ada ‘baca-tulis’-nya?
    Anak usia PAUD/TK/RA sebenarnya belum membutuhkan baca-tulis.  Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk mendengar dan berbicara. Hal ini diperlukan untuk  menumbuhkan rasa percaya dirinya dalam berkomunikasi. Rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi ini sangat penting sebagai modal belajar dan bersosialisasi dengan komunitasnya tanpa beban.  Baca-tulis baru diajarkan pada akhir semester kelas B PAUD/TK/RA HSG Khoiru Ummah apabila diperlukan.
    Apakah di HSG Khoiru Ummah ada les tambahan?
    Pada umumnya tidak perlu ada les tambahan. Namun pada anak-anak tertentu kadang-kadang diperlukan. Bagi mereka yang memerlukan les tambahan (misalnya kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan  kelas 12 SMA), akan difasilitasi oleh pihak sekolah.

    Apakah semua siswa HSG Khoiru Ummah bisa mengikuti program tahfizhul Qur’an yang dicanangkan?
    Insya Allah bisa. Modal tahfizhul Qur’an sebenarnya sangat sederhana, yaitu mendengar secara berulang-ulang bagi anak usia PAUD/TK/RA maupun bagi siswa HSG SD KU yang belum bisa membaca Al-Qur’an sendiri. Sedangkan untuk siswa yang sudah bisa membaca Al-Qur’an maka prosesnya dengan mendengar dan membaca berulang-ulang surat atau kumpulan ayat yang sedang menjadi target hafalannya. Selama anak bisa mendengar dan berbicara,  insya Allah bisa mengikuti program tahfizhul Qur’an.

    Apa kegiatan di asrama(boarding) Homeschooling Group Khoiru Ummah setiap hari Sabtu-Ahad?
    Hari Sabtu dan Ahad termasuk  waktu pembelajaran. Programnya meliputi Tahfizhul Qur’an, ekstra kurikuler, Musabaqoh Hifzhul Qur’an, Panggung Prestasi,   Safari Masjid, bakti-sosial dan kegiatan-kegiatan insidental lainnya

    Mengapa kegiatan mabit di Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat SD diadakan sekali seminggu ?
    Mabit di Homeschooling Group Khoiru Ummah tingkat SD diadakan sekali seminggu dalam rangka menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian dan kepemimpinan siswa. Disamping itu ada beberapa pelajaran yang belum mendapat porsi waktu di  pagi hari.Oleh karena itu perlu tambahan waktu di sore hari (terintegrasi dalam jadwal mabit)






    Pembiayaan

    Berapa biayanya jika sekolah di Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Setiap titik HSG KU yang berada dalam  satu kota, pembayarannya sama. Jika kotanya berbeda, pembayaran akan berbeda.Hal ini terkait dengan kehidupan perekonomian setempat (harga-harga) .  Juga terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana (ada wakaf atau tidak).  Namun, sekalipun berbeda dalam pembayaran, HSG KU punya standart  yang sama dalam output, proses pembelajaran dan manajemen pengelolaan sekolah.

    Mengapa Homeschooling Group Khoiru Ummah sebagai sekolah Islam biayanya mahal?
    Mahal itu relative.  Siapapun yang terlibat dalam proses pendidikan yang bertujuan  melahirkan output ideal, pasti paham bahwa biaya pendidikan itu besar.  Layaknya memang biaya pendidikan ditanggung oleh Negara.  Hanya saja, saat ini negara tempat kita tinggal tidak menanggung biaya pendidikan warga negaranya.Terpaksalah seluruh biaya ditanggung oleh orang tua masing-masing anak.  Bagi orang tua yang peduli pendidikan, pasti akan bersedia menanam investasi pendidikan anaknya untuk masa depan gemilang bagi anak  dan keluarganya di dunia dan akhirat.



    Mengapa Diklat bagi orang tua berbiaya mahal?
    Untuk meraih output pendidikan yang ideal, diperlukan pendidik berkualitas. Baik posisinya pendidik di sekolah maupun di rumah. Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak perlu menguasai konsep pendidikan anak berdasarkan Islam serta memiliki kompetensi yang tinggi dalam mendidik anak.  Dengan demikian diklat sebagai pembekalan bagi orang tua untuk menjadi pendidik terbaik bagi anak-anaknya sangat penting. Oleh karena itu pembiayaan diklat sebenarnya tidak seberapa dibanding dengan ilmu dan keahlian yang diperoleh selama diklat. Pengorbanan tenaga, waktu dan dana orang tua untuk kepentingan menuntut ilmu yang dapat  meningkatkan kompetensinya sebagai guru pertama dan utama, insya Allah merupakan amal sholih yang akan mendapatkan pahala berlipat ganda di sisi Allah swt

    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah ada biaya tambahan?
    Semua pembiayaan di Homeschooling Group Khoiru Ummah sudah dihitung dalam bentuk SPP, biaya operasional tahunan (siswa lama) dan uang pangkal (siswa baru).  Yang belum ditetapkan adalah biaya wisuda tahfizh dan biaya wisuda kelas 6, biaya santunan anak yatim di bulan Ramadhan dan Qurban.  Biaya santunan anak yatim di bulan Ramadhan dan Qurban sengaja dibuat  dalam bentuk tabungan anak untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian dalam beribadah kepada Allah swt
    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah ada beasiswa?
    Insya Allah ada.
    HSG SD KU:
    Beasiswa berupa potongan uang pangkal diberikan kepada siswa yang saat masuk kelas 1 sudah hafal 1 juz dengan lancar.
    Beasiswa bebas SPP diberikan kepada siswa yang mampu menghafal minimal 2 juz per tahun.
    Beasiswa potongan 50% SPP diberikan kepada siswa yang mampu menghafal minimal 1,5 juz per tahun

    HSG SMP KU
    Beasiswa berupa potongan uang pangkal diberikan kepada siswa yang saat masuk kelas 7 sudah hafal 6 juz dengan lancar.
    Beasiswa bebas SPP diberikan kepada siswa yang ikut program 30 juz selama 1 tahun (kompetensi  1.5  lembar per hari)
    Beasiswa potongan 50% SPP diberikan kepada siswa  yang ikut program 30 juz dalam waktu 3  tahun (kompetensi:  minimal 1 lembar per hari).
    Beasiswa prestasi hafalan Al Qur’an sebesar Rp 600.000 kepada siswa yang berhasil menambah hafalan sebanyak 1 Juz sebulan dan hafalan sebelumnya tetap lancar untuk kelas 7. Hal yang sama untuk kelas 8 dan 9 jika menambah hafalan 1,5 Juz sebulan.
    Beasiswa prestasi hafalan dengan level 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 Juz sebesar Rp 600.000 sebulan.


    Prosedur Penerimaan

    Mengapa setiap orang tua siswa Homeschooling Group Khoiru Ummah diharuskan mengikuti diklat ?
    Homeschooling Group Khoiru Ummah bertujuan melahirkan generasi pemimpin pembangun peradaban mulia. Diantara profile lulusannya adalah memiliki kepribadian Islam. Untuk meraih target output tersebut, diperlukan terjadinya integrasi antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di rumah. Orang tua berperan sebagai pendidik di rumah. Bahkan posisinya  sebagai guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Dengan demikian diperlukan kesamaan visi-misi, dan kemampuan mendidik pada setiap orang tua dan guru.Untuk itulah orang tua dan guru sama-sama wajib mengikuti Diklat Pendidik Generasi Khoiru Ummah.

    Mengapa lokasi penyelenggaraan Diklat orang tua jauh?
    Jauh-dekat itu relatif. Penyelenggaraan diklat membutuhkan fasilitas dan suasana yang kondusif dalam pembelajaran selama Diklat. Oleh karena itu di setiap Diklat selalu dipertimbangkan tempat/lokasi yang nyaman dan kondusif bagi trainer, peserta dan panitia.




    Bagaimana prosedur menjadi siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Prosedur menjadi siswa di Homeschooling Group Khoiru Ummah melalui beberapa tahapan.
    Tahap 1 : Pengambilan dan Pengisian formulir pendaftaran
    Tahap 2 : Penyerahan formulir pendaftaran dan berkas administratif
    Tahap 3 :  Diklat orang tua (bapak dan ibu)
    Tahap 4 : Observasi calon siswa dan wawancara orang tua
    Tahap 5 : Pengumuman calon siswa yang diterima menjadi siswa HSG KU
    Tahap 6 : Pendaftaran ulang dan penandatanganan komitment orang tua














    Sarana

    Fasilitas apa saja yang dimiliki Homeschooling Group Khoiru Ummah?
    Homeschooling Group Khoiru Ummah memiliki fasilitas tempat belajar, tempat bermain dan olah raga, tempat sholat, tempat wudhu, toilet, perpustakaan, ruang  guru dan tempat makan. Khusus untuk HSG SMP dan SMA KU, ada asrama sebagai tempat tinggal siswa.  Ruang belajar  tidak harus gedung, boleh dalam bentuk saung.  Yang penting proses belajar bisa berjalan lancar dan siswa nyaman belajar.

    Apakah di Homeschooling Group Khoiru Ummah diadakan catering?
    Insya Allah ada.
    Untuk PAUD/TK/RA dan SD Khoiru Ummah, catering  bisa disediakan sekolah untuk snack dan makan siang yang halal dan thoyyib. Hal ini diselenggarakan untuk membiasakan budaya makan makanan yang halal dan thoyyib.
    Untuk HSG SMP-SMA KU catering disediakan sekolah untuk snack pagi dan makan 3 kali sehari




    Di sebagian Homeschooling Group Khoiru Ummah terlihat tidak ada gedung. Siswa belajarnya di mana?
    Ruang belajar di Homeschooling Group Khoiru Ummah tidak diharuskan berbentuk gedung, boleh dalam bentuk saung atau menggunakan ruangan yang ada di rumah.  Yang penting proses belajar bisa berjalan lancar dan siswa nyaman belajar.

    Bagaimana cara membuka cabang Khoiru Ummah?
    Prosedur Pembukaan Cabang Khoiru Ummah ada beberapa tahap:
    Tahap pertama:
    Calon Pengelola mengikuti Diklat I Pendidik Generasi Khoiru Ummah
    Tahap kedua :
    Mengajukan proposal pembukaan cabang HSG Khoiru Ummah kepada Yayasan Khoiru Ummah Pembangun Peradaban dengan menyatakan siap mengikuti semua syarat dan ketentuan pembukaan cabang HSG Khoiru Ummah
    Tahap ketiga :
    Diklat Calon Kepala sekolah dan calon guru (minimal 3 oran)
    Tahap keempat :
    Observasi kelayakan calon cabang HSG Khoiru Ummah
    Tahap kelima :
    Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU=Memorandum of Understanding) antara Ketua Yayasan Khoiru Ummah Pembangun Peradaban dan calon pengelola HSG Cabang Khoiru Ummah
    Read More...
    Our Fans Page
     
    Aircraft carrier : Slider Demo Costa Atlantica : Demo Slider Fred. Olsen Cruise Lines : Easy Slider Demo
    Copyright (c) 2012 Web Design by Neo Desain
    Sponsored by : Indoiklanmedia